NEWSTICKER

Penanganan Tanah Bergerak

Penanganan Tanah Bergerak, Pemkab Bogor Lakukan Mitigasi dan Pendataan

20 September 2022 16:02

Pemerintah Kabupaten Bogor masih melakukan mitigasi dan pendataan untuk menemukan formula yang tepat, apakah akan merelokasi warga atau merehabilitasi lahan di zona bencana tanah bergerak Bojong Koneng.

Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan 22 kecamatan dari 40 kecamatan di seluruh Bogor menjadi area yang perlu diwaspadai karena kemungkinan masih sangat rawan bencana, khususnya longsor dan erosi lahan. Iwan menambahkan persediaan anggaran bencana yang dimiliki Pemkab Bogor sejumlah Rp90 miliar per tahun maka penggunaannya harus tepat sasaran. Saat ini Pemkab Bogor masih belum berani menurunkan alat berat untuk memperbaiki kerusakan di titik lokasi karena kondisi tanah yang masih labil.

Sementara itu, belasan kecamatan di Kabupaten Bogor berpotensi mengalami pergeseran lahan termasuk wilayah Puncak Satu, yang meliputi Cisarua, Megamendung, dan Gunung Mas. Wilayah Puncak Dua seperti di Jonggol, dan sukamakmur. Serta Kabupaten Bogor wilayah barat seperti Cigudeg, ciampea, dan Leuwili.