NEWSTICKER

Marah dan Emosi Jadi Pembelaan Ferdy Sambo Membunuh Brigadir J

2 November 2022 06:16

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi menyusun alibi dalam sidang lanjutan pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Selasa (1/11/2022). Ferdy Sambo mengaku emosi dan marah besar atas perbuatan Yosua ke Putri Candrawathi.

Keterangan Ferdy Sambo dan Putri tersebut berbeda dengan Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E. Eliezer mengakui menembak atas perintah Sambo, sedangan Ferdy Sambo tidak mengakui penembakan tersebut. Namun, Ferdy Sambo beralibi kematian Yosua karena berdasarkan marah dan emosional.

Sementara itu, Putri Candrawathi mengatakan bahwa kejadian pembunuhan tersebut tidak pernah terbayangkan oleh Ferdy Sambo dan Putri. Tanggapan Ferdy Sambo dan Putri yang menyesal namun tidak mengakui bukan yang diharapkan oleh orang tua Yosua. Sebelumnya, orang tua Yosua berharap dari pengakuan Sambo sendiri apakah telah membunuh Yosua.

Harapan keluarga Yosua, Sambo mengakui pembunuhan seperti Eliezer yang berani meminta maaf, bersimpuh di kaki orang tua Yosua dan mengakui menembak Yosua atas perintah Sambo.