NEWSTICKER

Ombudsman: BPOM Pasif Uji Kandungan Obat-Obatan

26 October 2022 09:14

Ombudsman Republik Indonesia menilai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) masih pasif dalam menjalani tugas sebagai penguji kadar kandungan obat-obatan. Ombudsman meminta BPOM lebih aktif dalam pengujian kadar kandungan obat dan tidak melimpahkan tanggung jawab kepada perusahan farmasi. 

"Obudsman melihat bahwa Badan POM tidak maksimal melakukan pengawasan terhadap produk yang diuji oleh perusahaan farmasi," kata anggota Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng. 

Robert menilai BPOM lalai dalam mengawasi proses distribusi dan pengedaran obat yang dilakukan perusahaan. Ia justru menemukan perusahaan farmasi melakukan pengujian obat secara mandiri, lalu melaporkannya kepada BPOM. Menurutnya, BPOM seharusnya tidak menunggu laporan, tetapi melakukan pengujian terhadap produk yang dihasilkan perusahaan.