NEWSTICKER

Langkanya Kebutuhan Pokok, Sri Lanka Terancam Kebangkrutan

7 June 2022 23:33

Untuk mengatasi krisis ekonomi Perdana Menteri Srilanka, Ranil Wickremesinghe mengatakan bahwa negaranya membutuhkan dana sekitar USD 6 miliar atau setara Rp86 triliun. Dana ini dibutuhkan agar Sri Lanka dapat bertahan untuk tidak terperosok ke dalam krisis ekonomi yang lebih dalam.

PM Sri Lanka menambahkan tiga minggu kedepan akan menjadi pekan sulit dalam perolehan bahan bakar minyak serta gas untuk memasak yang sangat langka. Ia meminta agar masyarakat Sri Lanka tetap bersatu dan bersabar untuk sementara menghemat bahan bakar.  

Saat ini Sri Lanka menuju kebangkrutan karena belum bisa membayar cicilan hutang luar negeri. Dalam pidatonya PM Sri Lanka mengatakan akan meminta bantuan PBB untuk memasok bahan pokok.