NEWSTICKER

Pakar: UU TPPU Permudah Pembekuan Aset Hasil Judi Online

17 September 2022 06:05

Pemaparan PPATK soal transaksi judi sebesar Rp155 triliun menyita perhatian. Jumlah transaksi yang fantastis memungkinkan pelaku untuk melakukan praktik pencucian uang. Pakar pencucian uang Yenti Ganarsih menyatakan UU TPPU dapat digunakan untuk mempermudah pembekuan aset hasil judi online. 

"Ketika ada sangkaan TPPU, langkah untuk menyita, langkah untuk memblokir itu jauh lebih mudah dibanding kejahatan lain," jelas Yenti, Sabtu (17/9/2022). 

Yenti juga menyoroti pencegahan aliran dana judi online dirasa belum maksimal. Saat ini masih ada oknum-oknum penegak hukum yang malah justru membekingi pelaku judi. 

Penerapan UU TPPU pada pelaku, bandar, atau bahkan oknum beking judi online bisa menjadi salah satu cara jitu untuk melacak aliran dana dan siapa saja yang terlibat dalam jaringan judi online. Penerapan pasal TPPU dirasa masih kurang diterapkan meski, aplikasinya cukup mudah untuk penyelidikan penanganan kejahatan asal. 

Untuk memberi efek jera kepada pelaku atau bandar judi online, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah dengan memiskinkan para pelaku dengan menyita aset hasil judi.

Yenti mengatakan penegak hukum yang tidak mau menerapkan TPPU merupkan golongan yang tidak mau membuka wawasan, dan tidak tahu pentingnya penerapan TPPU untuk menangani kejahatan ekonomi internasional. Yenti menambahkan, dengan penerapan TPPU akan memudahkan penyitaan untuk dikembalikan kepada yang berhak.