NEWSTICKER

Kementerian Ketenagakerjaan Salurkan BSU Lewat Bank Himbara, BSI dan PT Pos Indonesia

9 September 2022 06:25

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan memberikan bantuan subsidi upah (BSU) 2022 kepada pekerja atau buruh. Agar tepat waktu, Kemenaker menggandeng PT Pos Indonesia Persero, dalam penyaluran bantuan subsidi upah bagi para pekerja.

Acara serah terima data calon penerima BSU sekaligus penandatanganan perjanjian kerja bersama penyaluran BSU 2022, antara Kementerian Ketenagakerjaan dengan himpunan bank milik negara (HIMBARA), Bank Syariah Indonesia (BSI) serta PT Pos Indonesia Persero, digelar di kantor kementerian Jakarta.
 
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah menyatakan bantuan subsidi upah 2022 Rp600 ribu, akan diberikan kepada pekerja atau buruh yang telah memenuhi persyaratan.

Menaker menegaskan data sebanyak 5 juta lebih calon penerima BSU sudah diverifikasi dan divalidasi, sehingga secepatnya akan disalurkan kepada pada pekerja atau buruh, sesuai dengan Permenaker Nomor 10 Tahun 2022.
 
Direktur Utama PT Pos Indonesia Persero, Faizal R Djoemadi menyatakan apresiasi atas kepercayaan Kementerian Ketenagakerjaan yang mempercayakan PT. Pos Indonesia dalam menyalurkan bantuan susbidi upah kepada pekerja atau buruh.

Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum yang juga PLT Direktur Bisnis Jaringan dan Layanan PT. Pos Indonesia, Tonggo Marbun menegaskan dengan jaringan yang luas dan SDM yang berkualitas, PT. Pos Indonesia siap menyalurkan BSU tepat waktu. 

Pemberian BSU 2022 bertujuan untuk melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan ekonomi pekerja atau buruh sebagai dampak kenaikan harga BBM.
 
Sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomer 10 Tahun 2022, syarat pekerja atau buruh yang berhak menerima BSU 2022, yaitu merupakan WNI yang dibuktikan dengan NIK, terdaftar aktif pada program jaminan sosial ketenagakerjaan di BPJS ketenagakerjaan sampai dengan Juli 2022, serta mempunyai gaji paling banyak Rp3,5 juta atau tidak melebihi upah minimum yang ditetapkan.