NEWSTICKER

LPSK: Secara Lisan Irjen Ferdy Sambo Minta Istrinya Dilindungi

15 August 2022 14:31

Permohonan perlindungan bagi Ny. Putri Chandrawati Sambo, berawal dari inisiatif Irjen Ferdy Sambo. Permohonan tersebut disampaikan secara lisan kepada petugas LPSK yang menemuinya.

"Permohonan perlindungan pertama kali disampaikan lisan oleh suaminya, Ferdy Sambo pada 13 Juli 2022 di kantor Propam Polri kepada petugas LPSK," ungkap Wakil Ketua LPSK, Susila Ningtyas, di Gedung LPSK, Jl Raya Bogor, Jakarta, Senin (15/8/2022). 

Sehari setelah pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Irjen Ferdy Sambo selaku Kadiv Propam di Mabes Polri, LPSK menerima sudah permohonan resmi. Surat tertanggal 14 Juli 2022 yang di dalamnya terdapat tanda tangan Ny. Putri Chandrawati Sambo tersebut diajukan oleh tim penasehat dari Hanis & Hanis Advocates.  

Namun sebelumnya ada dua surat permohonan perlindungan bagi Ny. Putri Chandrawati Sambo yang diterima LPSK. Dua surat yang didasarkan laporan korban kepada Polres Jakarta Selatan itu masing-masing tertanggal 8 Juli 2022 dan 9 Juli 2022.

"Tanggalnya berbeda, tapi nomernya sama. Bila LPKS seperti lamban memutuskan, sebab sedari awal ada kejanggalan ini," ungkap Ketua LPSK, Hasto Atmojo Suroyo, dalam kesempatan yang sama.

Rapat parpurna LPSK telah memutuskan menolak permohonan perlindungan bagi Ny. Putri Candrawathi Sambo. Alasan utama penolakan adalah proses pengusutan kasus tindak kekerasan seksual oleh Brigadir J yang dilaporkan istri Irjen Ferdy Sambo tersebut telah Bareskrim Polri hentikan demi hukum.