NEWSTICKER

Selidiki Kronologi Kematian Brigadir J, Komnas HAM: Banyak yang Tidak Klop

6 August 2022 18:18

Kasus kematian Brigadir Yosua belum juga berakhir. Beberapa bukti, saksi, dan keterangan masih terus diselidiki, salah satunya keterangan dari tersangka Bharada Eliezer yang nampak mencurigakan.

Menurut Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik tidak ada saksi yang melihat penodongan senjata oleh Brigadir Yosua kepada istri Ferdy Sambo, Ibu Putri. Hal ini sesuai dengan keterangan Bharada Eliezer saat berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Rumah Dinas Duren Tiga. 

"Problem krusialnya adalah karena di TKP itu yang bisa kita dapatkan hanya keterangan Bharada E," ujar Taufan. 

Pada saat kejadian, Ibu Putri berteriak meminta tolong kepada Bharada Eliezer, yang saat itu tengah berada di lantai dua rumah dinas. Setelah mendengar teriakan dan turun ke bawah, ia hanya melihat Brigadir Yosua sendirian. 

Melihat adanya perbedaan dari beberapa keterangan dalam kasus ini, Komnas HAM mengaku curiga dan kebingungan.

"Makanya, saya bilang banyak sekali yang tidak klop antara keterangan-keterangan yang disampaikan di awal dengan keterangan yang telah kami telusuri," lanjutnya.

Selain itu, Taufan juga beranggapan bahwa ada yang tidak logis dari 'kunci' di balik kasus kematian Brigadir Yosua.

"Keterangan-keterangan banyak yang gak klop, sehingga sebagai penyidik kami memang bertanya-tanya 'ada apa ini?', tapi tentu saja kami tidak mau menuduh sembarangan. Tapi, kami menduga ada yang tidak logis," tegasnya.