NEWSTICKER

Proyek Mandek, Huntara Penyintas Erupsi Semeru Garapan ACT Diambil Alih Pemkab Lumajang

30 July 2022 08:48

Kasus dugaan penyelewengan dana umat oleh lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang berujung ditangkapnya sejumlah pimpinan ACT, berimbas pada mandeknya proyek Hunian Sementara (huntara) korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur. 

Pemerintah Kabupaten Lumajang akan mengambil alih rencana pembangunan huntara yang belum selesai. Pemkab Lumajang akan menggunakan dana donasi dari  Badan Amil Zakat (Baznas) dikarenakan banyak huntara yang belum diselesaikan.  Sebelumnya ACT menjanjikan akan membangun 100 unit huntara di kawasan relokasi korban Erupsi Gunung Semeru, tepatnya di Desa Sumber Mujur, Lumajang, Jawa Timur. Namun setelah kasus penyelewengan dana terungkap, ACT lepas kontak dan hanya menyelesaikan 20 unit saja. 

"Karena tidak bisa kita konfirmasi, yasudah kita anggap (proyek huntara) tidak bisa dituntaskan ACT. Kia akan take over. Baznas yang akan meneruskan jumlah huntara yang sudah dijanjikan oleh ACT," ujar Bupati Lumajang Thoriqul Haq.