NEWSTICKER

Sidang Obstruction of Justice, Afung Mengaku Bingung saat Diminta Ganti DVR di Duren Tiga

26 October 2022 17:57

Sidang pemeriksaan saksi perkara perintangan penyidikan atau obstruction of justice dengan terdakwa Irfan Widyanto telah selesai digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (26/10/2022). Saksi sekaligus pemilik usaha CCTV Tjong Djiu Fung alias Afung mengaku bingung ketika diminta Irfan Widyanto untuk mengganti DVR CCTV di kawasan bekas rumah dinas Ferdy Sambo di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Afung saat dihadirkan sebagai saksi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang obstruction of justice kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Irfan Widyanto.

Lebih lanjut, ia memastikan pada saat itu DVR CCTV masih dalam kondisi baik. Afung mengatakan monitor yang berada di dalam pos satpam juga masih menyala dan menunjukkan tampilan CCTV.

Sidang tersebut dihadirkan juga atasan dari Irfan Widyanto yang merupakan salah satu saksi dari empat anggota polri yakni Ari Cahya Nugraha alias Acay. Acay merupakan atasan dari Irfan Widyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit I Subdit III Dirtipiddum Bareskrim Polri.

Dalam keterangannya saat di hari penembakan Brigadir J, Acay mengaku sempat dihubungi terdakwa Ferdy Sambo Jumat, 8 Juli 2022. Saat itu, terdakwa Sambo hanya memintanya untuk datang ke rumah. Tapi, Sambo tak jelaskan rumah yang dimaksud.

Acay diketahui memerintahkan Irfan Widyanto untuk mengambil CCTV di sekitar Kompleks Polri Duren Tiga atas perintah Hendra Kurniawan karena Acay sedang berada di Bali.

Sebelumnya, sebanyak delapan saksi dihadirkan dalam sidang tersebut yang diantaranya yakni dua satpam kompleks Duren Tiga, satu orang saksi pemilik usaha CCTV dan satu pekerja buruh harian lepas serta empat saksi lainnya merupakan anggota polri.