NEWSTICKER

Putus Rantai Perundungan Demi Kemerdekaan Anak

14 August 2022 06:13

Kasus perundungan atau bullying masih menjadi perhatian pemerintah karena masih saja terjadi dan memakan korban. Perundungan merupakan salah satu bentuk tindakan kekerasan, tidak menyenangkan secara fisik maupun verbal sehingga menyebabkan seorang merasa sakit hati, tidak nyaman dan merasa tertekan.

Berdasarkan data kekerasan di Indonesia yang dihimpun oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA), sejak Januari-Juli 2022 telah mencapai 12.927 kasus kekerasan. Berdasarkan klasifikasi Kemen-PPPA 3 jenis kekerasan dengan angka kasus tertinggi diperoleh dari kasus kekerasan seksual sebanyak 5.557 kasus, kekerasan fisik sebanyak 4.386 kasus dan kekerasan psikis 4.302 kasus. Sisanya merupakan jenis kekerasan peneletantaran, trafficking, eksploitasi, dan jenis kekerasan lainnya.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat sebanyak ada belasan kasus perundungan di lingkungan pendidikan yang melibatkan peserta didik dan pendidik pada tahun 2021. Melihat fakta tersebut menjadi perhatian pemerintah, sosialisasi Permendikbud No. 82 Tahun 2015 tentang pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan di lingkungan satuan pendidikan juga dilakukan secara masif.

Jelang 77 tahun peringatan Hari Kemerdekaan Negara Indonesia perlu sinergitas antar pemerintah dan masyarakat dalam memutus rantai perundungan dengan lebih mengenalkan dan menerapkan nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam kurikulum merdeka.