NEWSTICKER

Tag Result:

Abu Janda Sebut Cuitan Islam Arogan Ditujukan untuk Tengku Zul

Abu Janda Sebut Cuitan Islam Arogan Ditujukan untuk Tengku Zul

ujaran kebencian

Permadi Arya alias Abu Janda selesai diperiksa penyidik Bareskrim Polri atas kasus dugaan ujaran kebencian melalui media sosial. Abu Janda mengaku kejadian yang terjadi merupakan kesalahpahaman. Cuitannya tentang 'Islam Arogan' merupakan respons atas cuitan Ustaz Tengku Zul sebelumnya.

Intrik Buzzer Politik Bikin Pelik

Intrik Buzzer Politik Bikin Pelik

ujaran kebencian

Buzzer politik biasanya dimanfaatkan untuk mensosialisasikan kebijakan pemerintah. Namun terkadang para buzzer ini menebar intrik sehingga membuat situasi panas kian pelik. Lalu bagaimana cara meredam dan penanganan proses hukumnya?

Abu Janda Penuhi Panggilan Polisi

Abu Janda Penuhi Panggilan Polisi

ujaran kebencian

Permadi Arya alias Abu Janda memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri pada Senin (1/2/2021). Dia diperiksa sebagai terlapor dalam kasus ujaran kebencian.

Sekretaris Umum FPI Dipolisikan

Sekretaris Umum FPI Dipolisikan

ujaran kebencian

Sejumlah orang yang tergabung dalam Barisan Nusantara melaporkan sekretaris umum FPI, Munarman ke Polda Metro Jaya. Ia dilaporkan atas dugaan penyebaran ujaran kebencian dan provokasi.

Pembuat Video Ancaman kepada Mahfud MD Jadi Tersangka

Pembuat Video Ancaman kepada Mahfud MD Jadi Tersangka

ujaran kebencian

Polda Jawa Timur menetapkan pembuat video berisi pengancaman terhadap Menko Polhukam Mahfud MD sebagai tersangka. Tersangka diimbau untuk menyerahkan diri ke polisi. Sebelumnya polisi telah menetapkan empat tersangka lain dalam kasus tersebut. 

Jerinx Divonis 1 Tahun 2 Bulan Penjara

Jerinx Divonis 1 Tahun 2 Bulan Penjara

ujaran kebencian

I Gede Ari Astina alias Jerinx divonis 1 tahun 2 bulan penjara dan denda Rp10 juta subsider 1 bulan penjara oleh hakim di PN Denpasar. Atas putusan ini Jerinx dan kuasa hukum belum mengajukan banding.

Tantang Polisi di Medsos, Pria di Bandung Ditangkap

Tantang Polisi di Medsos, Pria di Bandung Ditangkap

ujaran kebencian

Sat Reskrim Polrestabes Bandung menangkap seorang pria yang diduga menyebarkan ujaran kebencian dalam konten video yang diunggah di media sosial miliknya. Pelaku bahkan menantang polisi untuk menangkapnya.

Dugaan Ujaran Kebencian di Youtube Refly Harun

Dugaan Ujaran Kebencian di Youtube Refly Harun

ujaran kebencian

Alih hukum tata negara Refly Harun terseret kasus dugaan ujaran kebencian yang melibatkan Gur Nur. Selasa (3/11/2020), Refly diperiksa sebagai saksi di Bareskrim Polri, pemeriksaan tersebut karena ujaran kebencian Gus Nur terhadap NU yang ditayangkan kanal youtube Refly Harun.

Jerinx Dituntut 3 Tahun Penjara

Jerinx Dituntut 3 Tahun Penjara

ujaran kebencian

Sidang perkara kasus pencemaran nama baik dan ujaran kebencian dengan terdakwa  I Gede Ari Astina alias Jerinx kembali digelar pada Selasa (3/11/2020) pagi. Dalam sidang dengan agenda pembacaan tuntutan ini, Jerinx dituntut 3 tahun penjara dan denda Rp10 juta subsider 3 bulan penjara.

Diperiksa 5 Jam Sebagai Saksi Kasus Gus Nur, Refly Harun Dicecar 16 Pertanyaan

Diperiksa 5 Jam Sebagai Saksi Kasus Gus Nur, Refly Harun Dicecar 16 Pertanyaan

ujaran kebencian

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun memenuhi panggilan Bareskrim Polri sebagai saksi dalam kasus dugaan ujaran kebencian yang menjerat Gus Nur. Jalani pemeriksaan selama 5 jam, Refly dicecar 16 pertanyaan.

Sugi Nur Jadi Tersangka Ujaran Kebencian

Sugi Nur Jadi Tersangka Ujaran Kebencian

ujaran kebencian

Sugi Nur Raharja ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap ormas Nahdlatul Ulama. Sugi Nur ditahan untuk 20 hari ke depan di Rutan Bareskrim Polri. Apakah penetapan tersangka Sugi Nur ini sudah memenuhi syarat?

Bareskrim Tahan Sugi Nur

Bareskrim Tahan Sugi Nur

ujaran kebencian

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri resmi menahan tersangka kasus dugaan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap ormas Nahdlatul Ulama, Sugi Nur Raharja. Sugi ditahan untuk 20 hari ke depan di Rutan Bareskrim Polri.

Sugi Nur dan Kontroversinya

Sugi Nur dan Kontroversinya

ujaran kebencian

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap Sugi Nur Raharja atas kasus dugaan ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama (NU). Ini bukan kali pertama, Sugi Nur berurusan dengan NU. Sebelumnya ia pernah divonis satu tahun enam bulan dalam kasus penghinaan terhadap NU.

Polisi Tetapkan 6 Anggota KAMI Sebagai Tersangka

Polisi Tetapkan 6 Anggota KAMI Sebagai Tersangka

ujaran kebencian

Bareskrim Polri menetapkan enam orang petinggi dan anggota Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sebagai tersangka dari total delapan orang yang diamankan. Delapan orang tersebut ditangkap karena diduga menyebarkan informasi palsu dan ujaran kebencian, sehingga menyebabkan kericuhan saat demo menolak RUU Cipta Kerja.

Penangguhan Penahanan Jerinx Ditolak

Penangguhan Penahanan Jerinx Ditolak

ujaran kebencian

Polda Bali menolak penangguhan penahanan Jerinx yang sebelumnya diajukan kuasa hukum dan keluarga Jerinx. Kuasa hukum Jerinx mengaku tidak mendapatkan alasan lebih lanjut dari Polda Bali soal penolakan tersebut. 

Polusi Ruang Publik (1)

Polusi Ruang Publik (1)

media sosial ujaran kebencian

Polusi ruang publik semakin meluas. Bahkan media sosial semakin meruntuhkan mana obyek yang harus dipuji dan mana yang harus dicaci maki. Barbie Kumalasari, Rosa Meldianti, dan Shandy Aulia sering mendapat komentar pedas dari warganet. Bagaimana cerita mereka dalam menghadapi komentar tersebut?

Tri Susanti Jalani Pemeriksaan di Polda Jatim Hari Ini

Tri Susanti Jalani Pemeriksaan di Polda Jatim Hari Ini

ujaran kebencian rasisme

Pagi hari ini (2/9) tersangka penyebar hoaks dan ujaran kebencian kasus asrama Mahasiswa Papua di Surabaya Tri Susanti hadir di Polda Jawa Timur untuk jalani pemeriksaan. Pemeriksaan hari ini merupakan panggilan kedua untuk Tri Susanti karena sebelumnya pemanggilan hari Jumat (30/8) TS tidak hadir dengan alasan sakit.

Tiga Emak Pepes Karawang Divonis 6 Bulan Penjara

Tiga Emak Pepes Karawang Divonis 6 Bulan Penjara

ujaran kebencian

Tiga relawan Partai Emak-Emak Pendukung Prabowo-Sandi (Pepes) di Karawang, terdakwa kampanye hitam terhadap Jokowi divonis enam bulan penjara. Hukuman itu lebih ringan daripada tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum Kejari Karawang yakni delapan bulan penjara.

Ajak Tak Pasang Foto Presiden di Sekolah, Guru Les Ini Ditangkap

Ajak Tak Pasang Foto Presiden di Sekolah, Guru Les Ini Ditangkap

ujaran kebencian

Tim Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara menangkap seorang guru bimbingan belajar yang memposting ujaran kebencian di media sosial Facebook. Guru tersebut mengajak masyarakat agar tidak memasang foto presiden di sekolah dan menggantinya dengan foto Gubernur DKI Jakarta.

Tersangka Ujaran Kebencian via Medsos Ditangkap Polisi

Tersangka Ujaran Kebencian via Medsos Ditangkap Polisi

ujaran kebencian

Direktorat tindak pidana cyber bareskrim Polri berhasil menangkap satu orang tersangka pelaku ujaran kebencian dan penyebaran berita bohong melalui media sosial. Tersangka AY merupakan creator dan pengelola akun youtube Muslim Cyber Army.

Ahmad Dhani Divonis 1 Tahun Penjara

Ahmad Dhani Divonis 1 Tahun Penjara

ahmad dhani ujaran kebencian

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis satu tahun penjara kepada Ahmad Dhani. Terdakwa dinilai terbukti bersalah karena menyebar ujaran kebencian.

Divonis Satu Tahun Penjara, Ahmad Dhani Kecewa

Divonis Satu Tahun Penjara, Ahmad Dhani Kecewa

ahmad dhani ujaran kebencian

Usai menjalani sidang vonis yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Ahmad Dhani mengaku kecewa atas vonis Majelis Hakim yang memvonis dirinya satu tahun kurungan penjara. Tim Kuasa Hukum Ahmad Dhani akan mengajukan banding. 

Ahmad Dhani Divonis 1 Tahun Penjara

Ahmad Dhani Divonis 1 Tahun Penjara

ujaran kebencian

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis satu tahun penjara kepada Ahmad Dhani. Terdakwa dinilai terbukti bersalah karena menyebar ujaran kebencian.

Polda Gorontalo Tangkap Pemuda Penyebar Ujaran Kebencian

Polda Gorontalo Tangkap Pemuda Penyebar Ujaran Kebencian

ujaran kebencian

Polda Gorontalo menangkap seorang pemuda atas dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA terhadap Polri yang dilakukan di media sosial. Pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka ini ditahan di Mapolda Gorontalo.

Pelaku Penyebar Ujaran Kebencian Lewat Running Text di SPBU Ditangkap

Pelaku Penyebar Ujaran Kebencian Lewat Running Text di SPBU Ditangkap

ujaran kebencian

Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan Senin sore (27/05) menangkap seorang pria pelaku penyebar ujaran kebencian melalui running text atau text berjalan di salah satu SPBU Pasar III Marelan, Medan, Sumatera Utara. Ujaran kebencian yang dituliskan pelaku berisi hinaan terhadap presiden Joko Widodo.

Mustofa Nahrawardaya Jadi Tersangka

Mustofa Nahrawardaya Jadi Tersangka

ujaran kebencian

Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Mustofa Nahrawardaya ditetapkan sebagai tersangka. Mustofa diduga melakukan tindak pidana ujaran kebencian dan penyebaran berita bohong atau hoaks saat kericuhan 22 Mei 2019.

Pilot Terduga Penyebar Ujaran Kebencian Ditangkap

Pilot Terduga Penyebar Ujaran Kebencian Ditangkap

ujaran kebencian

Seorang pilot penerbangan swasta ditangkap Subnit Cyber Polres Metro Jakarta Barat karena memposting konten hasutan serta ujaran kebencian kepada pemerintah. Pilot ini ditangkap di rumahnya di Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu (18/5). 

Presiden Tanggapi Ancaman Pembunuhan Dirinya

Presiden Tanggapi Ancaman Pembunuhan Dirinya

ujaran kebencian

Menanggapi ancaman pembunuhan terhadap dirinya yang sempat viral melalui media sosial, Presiden Joko Widodo justru mengajak seluruh bangsa untuk menahan diri dan bersabar selama bulan suci Ramadan. Menurut Presiden tindakan pidana tersebut adalah wilayah tim penyidik kepolisian untuk menindaklanjutinya.

Jangan Ada

Jangan Ada "Benci" di Antara Kita

ujaran kebencian

Setiap orang berhak untuk berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat. Kemerdekaan mengeluarkan pendapat, sudah tertuang dalam UUD 1945 pasal 28 ayat 3. Tapi sayangnya kebebasan berpendapat banyak disalahartikan dan banyak juga yang tidak paham sejauh apa batasannya.

 Ahmad Dhani Dituntut 1,5 Tahun dalam Kasus Ujaran Kebencian

Ahmad Dhani Dituntut 1,5 Tahun dalam Kasus Ujaran Kebencian

ujaran kebencian

Musisi sekaligus politisi Gerindra, Ahmad Dhani Prasetyo menjalani sidang tuntutan di PN Surabaya, Jawa Timur. Dalam persidangan jaksa menuntut Dhani 1,5 tahun penjara. Dhani dianggap terbukti melanggar Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.