Prabowo Sebut Pemberantasan Korupsi Kunci Tutup Celah Kebocoran Anggaran

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur. Foto: BPMI Setpres.

Prabowo Sebut Pemberantasan Korupsi Kunci Tutup Celah Kebocoran Anggaran

Gabriella Thesa Widiari • 28 August 2026 02:12

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya terhadap pemberantasan korupsi. Menurut dia, hal itu merupakan kunci agar Indonesia menjadi negara yang kuat dan mandiri. 

Komitmen tersebut disampaikan dalam sambutannya saat menghadiri Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, Kamis, 27 Agustus 2026.

"Kita harus berani memberantas korupsi, karena korupsi ini yang mengakibatkan banyak kekayaan kita hilang, dibawa lari ke luar negeri," kata Prabowo, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis, 27 Agustus 2026.

Prabowo menekankan bahwa kekayaan sumber daya alam yang melimpah tidak akan cukup, jika praktik korupsi dan kebocoran anggaran masih terus terjadi. Oleh karena itu, pemerintah mulai mengambil langkah tegas untuk menutup celah kebocoran tersebut demi memastikan kekayaan negara dapat dinikmati sepenuhnya oleh rakyat.

"Tapi kita mulai menutup, kita mulai menghentikan itu. Insyaallah, negara kita akan tambah kuat," kata Prabowo.


Ilustrasi korupsi. Foto: dok. Medcom.

Selain menutup celah kebocoran, efisiensi dan penghematan anggaran yang dilakukan pemerintah dilaporkan telah menghasilkan dana hingga ratusan triliun rupiah. Seluruh dana hasil penghematan tersebut kini dialihkan untuk program kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok warga miskin dan paling membutuhkan.

"Uang itulah yang kita gunakan untuk sebesar-besarnya membantu rakyat yang paling miskin, yang paling tidak berdaya," kata Prabowo.

(Gabriella Thesa Widiari)