Ilustrasi kronologi kecelakaan pesawat kargo Amazon di Miami. (Anadolu Agency)
Flight Recorder Ditemukan, NTSB Fokus Evakuasi Korban Kecelakaan Pesawat Amazon
Muhammad Reyhansyah • 8 September 2026 12:38
Miami: Penyelidik telah menemukan dua flight recorder dari pesawat kargo Amazon yang tergelincir di Bandara Internasional Miami, Amerika Serikat.
Namun, Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB) mengatakan fokus utama saat ini masih pada evakuasi dan identifikasi korban.
Lima orang tewas dan lima lainnya mengalami luka serius setelah pesawat Boeing 767-300 yang dioperasikan 21 Air keluar dari landasan pacu sesaat sebelum pukul 14.00 waktu setempat, Minggu, 6 September 2026.
Pesawat yang membawa dua awak itu diketahui tiba dari San Juan, Puerto Rico, dan sedang menjalani penerbangan ketiganya hari itu. Setelah melewati ujung landasan, pesawat tergelincir dan menabrak sejumlah peralatan navigasi serta sebuah mobil van putih milik perusahaan kebersihan yang membawa tujuh orang.
Pesawat kemudian menerobos pagar perimeter bandara dan menabrak sebuah Toyota Corolla yang ditumpangi tiga orang sebelum berhenti sekitar 394 meter dari ujung landasan.
Ketua NTSB Jennifer Homendy menggambarkan lokasi kecelakaan sebagai "sangat memilukan" karena serpihan pesawat, kendaraan, dan pagar bandara tersebar di area tersebut.
Homendy mengatakan terlalu dini untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan karena penyelidikan masih berada pada tahap pengumpulan fakta.
"Penyelidikan dan akses ke pesawat, serta bukti-buktinya, dapat menunggu," kata Homendy, menegaskan bahwa pemulihan korban menjadi prioritas, seperti dikutip dari BBC, Selasa, 8 September 2026.
Perekam data penerbangan dan perekam suara kokpit yang telah ditemukan akan dikirim ke kantor pusat NTSB untuk diperiksa. Penyelidik selanjutnya akan memeriksa riwayat penerbangan, pengalaman dan pelatihan awak, data radar, kinerja pesawat, sistem dan mesin pesawat, serta kondisi cuaca saat kecelakaan.
NTSB juga akan menilai apakah landasan tersebut seharusnya dilengkapi Engineered Materials Arresting System (EMAS), sistem yang dirancang untuk memperlambat dan menghentikan pesawat yang keluar dari landasan.
Analisis awal BBC Verify menunjukkan adanya badai petir aktif di sekitar bandara sebelum kecelakaan, dengan hembusan angin mencapai 26 knot.
Sementara itu, dua dari empat landasan pacu Bandara Internasional Miami masih ditutup setelah kecelakaan. Kondisi tersebut menyebabkan gangguan penerbangan dan diperkirakan masih berdampak pada perjalanan udara dalam beberapa waktu ke depan.
Amazon menyatakan berduka atas korban jiwa dalam kecelakaan tersebut dan mengatakan pihaknya bekerja sama dengan otoritas. Operator pesawat, 21 Air, juga menyampaikan belasungkawa dan menyatakan akan membantu proses penyelidikan.
Baca juga: Pesawat Kargo Amazon Tergelincir di Bandara Miami, 5 Orang Tewas