Pesawat kargo Boeing 767 yang mengangkut barang Amazon tergelincir keluar landasan di Bandara Miami, menewaskan lima orang. (Anadolu Agency)
Pesawat Kargo Amazon Tergelincir di Bandara Miami, 5 Orang Tewas
Willy Haryono • 7 September 2026 06:29
Miami: Sedikitnya lima orang tewas dan lima lainnya terluka setelah sebuah pesawat kargo yang mengangkut barang milik Amazon tergelincir keluar landasan pacu di Bandara Internasional Miami, Florida, Amerika Serikat (AS), pada Minggu, 6 September 2026.
Wali Kota Miami-Dade Daniella Levine Cava mengonfirmasi jumlah korban dalam insiden tersebut.
"Hari ini kami mengetahui bahwa Penerbangan 7598 milik 21 Air keluar dari landasan pacu, dan kini kami mengetahui bahwa lima orang kehilangan nyawa serta lima lainnya mengalami luka-luka," kata Levine Cava, seperti dilansir dari Anadolu Agency.
"Belasungkawa saya untuk seluruh keluarga yang terdampak," tambahnya.
Kepala Miami-Dade Fire Rescue Ray Jadallah mengatakan terdapat 10 orang yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Dari lima korban luka, tiga orang berada dalam kondisi kritis dan telah dibawa ke pusat trauma, sementara dua lainnya dirawat di rumah sakit setempat.
Menurut Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA), pesawat kargo Boeing 767-300 itu tergelincir keluar landasan setelah mendarat sekitar pukul 14.00 waktu setempat.
Pesawat tersebut sebelumnya terbang dari Bandara Internasional Luis Munoz Marin di San Juan, Puerto Rico.
Setelah keluar dari landasan, pesawat dilaporkan menabrak sejumlah kendaraan dan terbakar. Insiden itu memicu pengerahan lebih dari 60 unit pemadam kebakaran dan tim penyelamat ke lokasi kejadian.
FAA kemudian memberlakukan penghentian sementara penerbangan masuk ke Bandara Internasional Miami karena adanya pesawat yang tidak dapat dipindahkan dari area landasan serta keterbatasan penggunaan landasan pacu dan jalur taksi.
Pihak bandara menyatakan pesawat berhenti di ujung barat laut landasan diagonal sehingga seluruh landasan dan jalur taksi untuk sementara ditutup.
Menteri Perhubungan AS Sean Duffy mengatakan petugas tanggap darurat masih melakukan penilaian di lokasi dan mengingatkan penumpang agar mengantisipasi keterlambatan maupun pembatalan penerbangan.
Kantor Sheriff Miami-Dade juga menutup sebagian ruas Northwest 67th Avenue di sekitar bandara karena banyaknya personel darurat yang dikerahkan.
FAA menyatakan akan menyelidiki penyebab insiden tersebut. Sementara itu, National Transportation Safety Board (NTSB) mengatakan pihaknya tengah mengumpulkan informasi terkait kecelakaan tersebut.
Juru bicara Amazon mengatakan pesawat mengalami insiden saat mencoba mendarat dan perusahaan bekerja sama dengan otoritas setempat untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.
Operator penerbangan 21 Air belum memberikan komentar resmi terkait insiden tersebut.
Baca juga: Pesawat Carter Jatuh di Alaska, Delapan Orang Dilaporkan Tewas