Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurrahman. Prosesi serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung pada Senin siang, seiring dengan penunjukan Dudung Abdurrahman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam).
Dalam kesempatan tersebut, Dudung Abdurrahman menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya selama menjabat sebagai KSP. Dudung mengakui bahwa tugas di lingkungan KSP sangat dinamis dan penuh tantangan, terutama dalam memantau serta mengawal keberhasilan program-program prioritas, program unggulan, dan arah kebijakan strategi nasional.
Sementara itu, Sigit menyampaikan rasa gembira dapat melanjutkan kepemimpinan seniornya. Ia menilai rekam jejak serta fondasi kerja yang ditinggalkan Dudung Abdurrahman menjadi bekal berharga bagi KSP ke depan.
KSP baru tersebut juga memberikan apresiasi atas dedikasi Dudung sekaligus menyampaikan doa untuk tugas barunya di
Kemenko Polkam.
"Ya cukup berat. Mudah-mudahan kami bisa melanjutkan apa yang sudah dilaksanakan oleh Pak Dudung, senior saya, dan kami sudah cukup lama bersama beliau. Jadi saya sangat senang bisa menggantikan beliau dan kita doakan beliau juga sukses sebagai Menko Polkam di tempat yang baru," ucap KSP Listyo Sigit Prabowo, dikutip dari tayangan
Primetime News Metro TV, Senin, 5 Oktober 2026.
Sigit menggarisbawahi pentingnya respons cepat dan ketegasan dalam bertindak agar setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan efektif tanpa menambah beban bagi Presiden.
"Yang penting di situasi kita harus ngambil langkah dan cepat, dan tidak membuat Bapak Presiden pusing adalah bagaimana keberanian mengambil keputusan. Jadi kalau urusan yang pintar-pintar biar anak buah saya, profesor. Urusan bonek biar saya. Untuk
kepentingan negara dan bangsa, tentunya kita siap untuk melanjutkan apa yang sudah dilaksanakan," ucapnya.