5 November 2026 23:43
Ribuan warga memadati jalanan Kota Uvira, wilayah timur Republik Demokratik Kongo, untuk menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada Selasa waktu setempat. Massa turun ke jalan menyuarakan penolakan keras terhadap pembentukan Front untuk Pendirian Kembali Bangsa (Front pour la Refondation de la Nation/FRN), sebuah koalisi baru yang diinisiasi oleh mantan Presiden Joseph Kabila.
Para pengunjuk rasa mengecam gerakan FRN dan melabelinya sebagai bentuk penjajahan baru yang dinilai hanya akan memperpanjang penderitaan serta konflik di negara tersebut.
Massa menilai manuver politik Kabila telah membohongi rakyat. Menurut demonstran, selama 18 tahun duduk di kursi kepresidenan, Kabila dinilai gagal mewujudkan janjinya untuk membangun bangsa dan justru meninggalkan warisan pertumpahan darah yang berlarut-larut.