Anak Disabilitas Siap Tampil di TIM, Gibran Buka Ruang Latihan di Istana Wapres

Metro TV • 15 October 2026 18:34

Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menawarkan penggunaan auditorium di lingkungan Istana Wakil Presiden sebagai tempat latihan bagi Komunitas Aku Menari, yang beranggotakan anak-anak penyandang disabilitas. Dukungan ini diberikan untuk membuka ruang ekspresi dan membantu mereka mengembangkan potensi melalui seni tari.

Gibran menerima audiensi Komunitas Aku Menari di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026. Dalam pertemuan tersebut, ia mengapresiasi rencana komunitas itu menggelar pagelaran khusus anak-anak disabilitas di Teater Besar Taman Ismail Marzuki dalam waktu dekat.

Founder Komunitas Aku Menari, Tati Dwi Indarti, menjelaskan bahwa anggotanya memiliki beragam kondisi disabilitas. Sekitar 80 persen anggota merupakan anak dengan Down syndrome, sementara lainnya memiliki kondisi seperti autisme, cerebral palsy, tunagrahita, dan tunanetra.
 



“Komunitas Aku Menari ini berisikan anak-anak disabilitas dari berbagai kondisi, ada yang Down syndrome, mayoritas Down syndrome, hampir 80 persen Down syndrome, tapi ada juga yang autis, cerebral palsy, tunagrahita, autis juga ada, tunanetra juga ada,” ujar Tati.

Ia mengatakan, komunitas tersebut akan menggelar pagelaran yang secara khusus menampilkan karya anak-anak penyandang disabilitas. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memberikan kesempatan bagi mereka untuk berekspresi dan menunjukkan kemampuan melalui seni tari.

Dalam audiensi itu, Gibran juga mempersilakan komunitas menggunakan auditorium di lingkungan Istana Wakil Presiden untuk berlatih. Tawaran tersebut muncul setelah ia mengetahui komunitas masih harus menyewa tempat dan berpindah-pindah lokasi latihan.

“Nanti kalau mau latihan di sini silakan, nanti dikoordinasikan dulu ya tempatnya ya, mudah-mudahan ini lancar semua,” ujar Gibran.

Tati berharap dukungan tersebut diikuti dengan semakin terbukanya kesempatan bagi anak-anak penyandang disabilitas untuk berkarya. Ia juga mendorong masyarakat dan pemerintah agar memberikan ruang yang lebih luas bagi mereka untuk mengembangkan potensi serta mempersiapkan masa depan.

“Harapan saya ke depan, mungkin pihak masyarakat lebih aware, pihak pemerintah juga lebih banyak memberikan kita kesempatan dan ruang lagi untuk anak-anak disabilitas ini agar mereka lebih berekspresi lagi,” kata Tati.

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X