NEWSTICKER

Fact Check: Kesiapan Indonesia Menjadi Tuan Rumah Gelaran KTT G20

14 November 2022 12:44

Tidak berlebihan jika mengatakan Indonesia akan menjadi magnet dunia setidaknya selama dua hari mendatang. Indonesia akan segera menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) group twenty (G20) dimana pemimpin berbagai negara akan hadir dan mendiskusikan langkah nyata yang bisa menentukan nasib dunia di masa depan.

Bukan hal yang mudah bagi Indonesia untuk menghadirkan para pemimpin negara di tengah ketegangan geopolitik akibat konflik Rusia-Ukraina. Namun strategi jitu diplomasi Jokowi nyatanya bisa mendatangkan 16 pemimpin negara lain di Bali.
 
PLT Dirjen Imigrasi Widodo Ekatjahjana berdasarkan rapat koordinasi yang dipimpin oleh Menko Marves menyampaikan bahwa jalur VVIP hanya untuk presiden atau perdana menteri saja. Sementara itu, untuk para menteri diperkenankan lewat melalui jalur VIP dengan liaison officer dari kedutaan besar masing-masing.

Alur khusus keimigrasian tersebut tidak hanya bermaksud memberi kemudahan kepada delegasi negara yang hadir tapi juga memastikan situasi di area terminal reguler kedatangan Internasional tetap berjalan normal dan lancar. 

Tamu delegasi KTT G20 terdiri dari kepala negara atau delegasi dari 20 negara G20 ditambah sembilan negara undangan serta 10 undangan yang akan dapat perlakuan VVIP. Satu pihak belum tentu hanya membawa satu pesawat bisa dua bahkan tiga. Untuk itu, lokasi parkir pesawat pun disebar sebab kapasitas Bandara I Gusti Ngurah Rai Terbatas yakni 62 apron.

Sembilan bandara pendukung tersebut di antaranya Lombok, Surabaya, Makassar, Banjarmasin, Balikpapan, Solo Semarang, Kulon Progo, dan Jakarta. Selain itu juga disiapkan Bandara Banyuwangi yang dekat dengan Bali untuk pesawat private kecil  karena ada delegasi datang menggunakan pesawat private.

Tag