NEWSTICKER

BNPB Imbau Pemerintah Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

19 November 2022 13:36

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pemerintah tetap siaga menghadapi cuaca ekstrem dari bencana hidrometeorologi, khususnya daerah Sumatera dan Kalimantan, dengan menjaga lingkungan dan tidak merusak daya tampung air. 

"Untuk bisa mengoptimalkan daya dukung, daya serap, daya tampung dari lingkungan bukan hanya butuh 1-2 tahun, tetapi butuh waktu selama 15-20 tahun," ujar PLT Kapusdatin dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam Metro Siang Metro TV, Sabtu (19/11/2022). 

Menurutnya, jika daya serap lingkungan tidak dibenahi, maka frekuensi bencana hidrometeorologi akan semakin tinggi. Menurut catatan BNPB, Indonesia mengalami bencana hidrometeorologi sebanyak 5.403 kali per 2021.

Sedangkan selama Oktober 2022, beberapa daerah Indonesia mengalami bencana hidrometeorologi basah sebanyak 75 kali dalam seminggu. 

Tag