NEWSTICKER

Isu Gerakan Bawah Tanah Sambo Menguat Jelang Vonis

23 January 2023 15:24

Bergulirnya isu ‘gerakan bawah tanah’ yang mengatur keputusan pengadilan terdakwa Ferdy Sambo dan kawan kawan dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua semakin menguat. Kuasa Hukum Keluarga Brigadir Yosua menyebut, kematian Yosua sudah dipersiapkan jauh bahkan ada gladi resik pembunuhan Yosua.

Menurutnya,pembunuhan Yosua sudah dirancang jauh sebelum Putri Candrawati, Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf, dan mendiang Yosua pergi ke Magelang. Namun, Kamarudin tak menyebut siapa pihak yang disebut-sebut mengatur gladi resik tersebut.

“Mereka bersekongkol untuk membawa Yosua ke Magelang, kemudian yang di Jakarta melakukan gladi resik tentang bagaimana proses pembunuhan itu dilakukan,” kata Kamaruddin dalam diskusi virtual Crosscheck Medcom.id Minggu, 22 Januari 2023.

Pakar Intelejen Soleman Ponto menduga, dari sudut pandang intelijen sudah ada indikasi terjadinya gerakan bawah tanah untuk mengatur putusan pengadilan untuk Ferdy Sambo. Menurut Soleman, apa yang dilakukan oleh Ferdy Sambo telah memenuhi semua unsur tuntutan maksimal namun jaksa urung memberikan tuntutan maksimal.

Menko Polhukam Mahfud MD pun buka suara soal mencuatnya isu ini. Mahfud meminta pihak yang mengetahui adanya gerakan bawah tanah untuk mengatur kasus Sambo agar melapor kepada pemerintah. Mahfud juga memastikan bahwa jaksa sudah bersikap independen dalam menjalankan tugasnya.

Sebelumnya, jaksa telah menyampaikan tuntutan kepada para terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua. Ferdy Sambo dituntut seumur hidup, Richard Eliezer dituntut 12 tahun penjara. Serta Putri Candrawati, Ricky Rizal dan Kuat Maruf masing masing 8 tahun penjara.