26 December 2022 18:04
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membangun Pusat Distribusi Provinsi (PDP) di Cibatu, Purwakarta, Jawa Barat. Hal itu bertujuan untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan barang pokok di masyarakat, serta memfasilitasi Sistem Resi Gudang (SRG) di 13 kabupaten se-Jawa Barat .
Dalam upaya meningkatkan perdagangan berbasis produk dalam negeri dan lokal pangan, Pemprov Jabar membangun PDP. Pusat ini bertujuan untuk meningkatkan kemitraan antara petani, nelayan, peternak, dengan koperasi (UMKM) dan pedagang pasar. Pusat distribusi provinsi ini juga memfasilitasi SRG yang sudah dikelola oleh 13 kabupaten di Jawa Barat.
Sistem resi gudang dapat menjadi salah satu instrumen pengukuran dan ketersediaan stok regional dan nasional khususnya terkait bahan pangan pokok seperti beras, gabah dan jagung.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat Lendra Sofyan mengatakan, dengan terbangunnya pusat distribusi provinsi di Jawa Barat ini diharapkan bisa memotong mata rantai yang terlalu panjang. Juga menjamin kelancaran distribusi dan ketersediaan barang kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur ayam, hingga ikan segar dan daging.
Sementara, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Pemprov Jabar terus berupaya menjaga inflasi daerah agar stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat terjaga. Pemprov Jabar juga menjamin ketersediaan stok barang kebutuhan pokok pada momen hari besar keagaamaan yaitu Natal dan Tahun Baru 2023
Pusat distribusi provinsi yang dibangun Pemprov Jabar ini nantinya juga akan menjadi pabrik pengemasan minyak goreng yang digagas PT Agro Jabar, BUMD milik Pemrov Jawa Barat.