NEWSTICKER

Waspada 'Cuci Otak' Kelompok Teroris yang Bergerak Secara Klandestin

27 October 2022 17:54

Kelompok radikal dan teroris masih terus bergerak secara klandestin atau diam-diam. Aksi Siti Elina, seorang ibu rumah tangga yang berupaya menerobos Istana Merdeka belum lama ini menjadi bukti kelompok teroris masih terus berupaya mencetak para pelaku teror yang baru. 

Setelah ditangkap karena berupaya menerobos Istana Merdeka, Siti Elina diketahui terlibat dengan jaringan radikal dan teroris Hizbut Tahrir dan Negara Islam Indonesia (NII). Dalam pemeriksaan juga terungkap suami dari Siti Elina, Bahrul Ulum diduga terafilisi dengan jaringan NII Jakarta. Selain terpengaruh suami, Siti Elina diduga dicuci otaknya oleh JM yang terdeteksi sebagai salah satu ideologi dari kelompok NII. 

Hingga kini Densus 88 terus mendalami dan menelusuri jejaring kelompok radikal dan teror di balik aksi Siti Elina di depan Istana Merdeka. Selain itu Densus 88 juga telah menetapkan suami Elina sebagai tersangka. Selain itu, JM diidentifikasi sebagai murobi atau guru yang mendoktrin anggota.