4 October 2022 16:55
Mufid, ayah dari Lutfia (20) yang menjadi salah satu korban jiwa dari kericuhan di Stadion Kanjuruhan mengaku sempat melarang saat putrinya meminta izin menonton laga Arema vs Persebaya. Namun saat itu korban akhirnya mendapatkan izin. Lutfia pun akhirnya berangkat ke stadion bersama rekannya yang juga menjadi korban dalam tragedi tersebut.
"Minta izin ke ibunya itu satu kali aja gak akan nonton lagi, nontonnya sama temannya perempuan juga, meninggal juga," jelas Ayah Lutfia.
Mufid benar-benar tidak bisa menerima putri tercintanya harus menjadi korban dalam tragedi sepak bola tersebut. Kecewa dengan keamanan dalam penyelenggaraan laga sepak bola yang telah merenggut nyawa putrinya. Ia meminta agar kompetisi sepak bola tanah air untuk dihentikan.
Untuk mendapatkan rasa keadilan, Mafud berencana mengajukan gugatan kepada pihak yang dianggap bertanggungjawab atas peristiwa tersebut.