7 February 2023 20:51
Sebanyak 10 warga negara Indonesia di Turki dilaporkan terluka akibat gampa bumi berkekuatan 7,8 yang mengguncang kawasan perbatasan Turki dengan Suriah. WNI lainnya terpaksa bertahan di tempat parkir maupun kios untuk menghindari bangunan yang berpotensi runtuh.
WNI di Kota Malatya, Turki, harus meninggalkan apartemen dan bertahan di kios yang biasa digunakan untuk tempat parkir. Untuk sementara, para WNI ini belum berani ke apartemen mereka karena khawatir gedung akan ambruk akibat gempa.
Selain harus mengenakan jaket tebal, para WNI juga membuat perapian karena cuaca yang sangat dingin. Sejumlah korban mengalami patah tulang direncanakan akan dievakuasi ke Ankara untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih memadai.
Sementara itu, seorang ibu dengan dua orang anak di Kota Antakya hingga saat ini belum bisa dihubungi. KBRI akan terus mengupayakan melalui otoritas setempat serta simpul-simpul masyarakat Indonesia dan satgas perlindungan WNI setempat untuk mencarinya.