Mabes TNI Jaring Talenta Muda Lewat Kejuaraan Siber 'Rise The Ranger'

24 August 2026 08:41

Dunia maya kini telah berkembang menjadi ruang strategis yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga menjelma menjadi medan pertempuran baru. Menyadari ancaman siber yang semakin kompleks, Satuan Siber (Satsiber) Mabes TNI mengambil langkah proaktif dengan menggelar kejuaraan siber bertajuk "Rise The Ranger" edisi kedua.

Dikutip dari Headline News, Metro TV, Senin 24 Agustus 2026, ajang kompetisi yang berlangsung di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap ini bertujuan untuk menguji kemampuan teknis sekaligus menjaring talenta-talenta muda yang berpeluang bergabung memperkuat pertahanan siber nasional. Antusiasme masyarakat terhadap kejuaraan ini terbilang sangat tinggi. Tercatat sebanyak 638 tim mendaftar, di mana 543 tim atau sekitar 1.397 peserta dari kalangan mahasiswa maupun umum berhasil lolos untuk mengikuti jalannya kompetisi.

Dalam ajang ini, para peserta ditantang untuk bersaing dalam tiga kategori utama, yakni incident response, attack and defense, serta digital forensic. Menariknya, kategori digital forensic baru pertama kali dipertandingkan dalam kompetisi tahun ini. Pada kategori tersebut, peserta dituntut untuk mampu menganalisis jejak digital, mengidentifikasi serangan, hingga mendukung proses pengungkapan pelaku di balik sebuah serangan siber.
 


Afif, salah satu finalis kejuaraan, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam kompetisi ini adalah saat peserta ditugaskan untuk mempertahankan server dari berbagai upaya peretasan. Peserta harus jeli dalam mempelajari dan menemukan celah keamanan pada sistem, untuk kemudian segera menutup celah tersebut agar sistem tetap terlindungi dengan aman. Pengalaman praktis semacam ini dinilai sangat penting sebagai bekal bagi para peserta untuk memahami pola serangan siber di dunia nyata.

Sebagai bentuk apresiasi dan komitmen TNI dalam menjaring Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni, kompetisi ini menawarkan peluang emas bagi para pemenang. Finalis yang berhasil meraih peringkat satu, dua, dan tiga akan mendapatkan Golden Ticket berupa prioritas seleksi tingkat pusat untuk menjadi prajurit TNI.

Meski mendapatkan prioritas melalui Golden Ticket, para talenta muda yang berminat bergabung memperkuat Satuan Siber TNI ini tetap diwajibkan untuk memenuhi standar seleksi prajurit pada umumnya. Mereka harus lulus serangkaian tes lanjutan yang ketat, meliputi tes psikologi, mental ideologi, tes kesehatan, dan berbagai persyaratan mutlak lainnya.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X