Roda Perekonomian di Desa Huta Godang Tapsel Belum Bergerak Pascabencana

7 January 2026 20:40

Warga Desa Huta Godang, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, hingga kini masih berjuang keras untuk memulihkan kehidupan mereka pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada 25 November 2025 lalu. Hingga awal 2026, roda ekonomi di desa tersebut dilaporkan masih lumpuh total akibat hancurnya infrastruktur vital dan lahan pertanian yang menjadi mata pencaharian warga.

Masyarakat saat ini masih disibukkan dengan aktivitas membersihkan sisa-sisa lumpur dan material yang menimbun rumah mereka. Banyak warga yang masih bertahan di posko pengungsian atau menempati fasilitas kontrakan yang disediakan pemerintah karena tempat tinggal mereka belum layak huni.

Pemulihan ekonomi menjadi tantangan terbesar bagi warga Desa Huta Godang. Sebagian besar warga yang menggantungkan hidup sebagai petani kini kehilangan sumber penghasilan utama karena lahan pertanian mereka rata tertutup lumpur dan tanah akibat bencana alam.
 

Baca juga: Masjid Taqwa Garoga Bisa Digunakan Ibadah Usai Diterjang Banjir

Selain sektor pertanian, pusat perdagangan warga di Pasar Huta Godang juga belum dapat beroperasi. Meski kondisi lumpur di pasar mulai berkurang dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, tumpukan sampah dan kerusakan bangunan membuat aktivitas jual beli masih mustahil dilakukan.

Salah satu yang menjadi perhatian yakni kondisi fisik bangunan pasar yang terancam jebol. Saat banjir bandang terjadi, ketinggian air mencapai setengah dari tiang penyangga pasar, memaksa warga berbondong-bondong menyelamatkan diri ke lantai dua bangunan.

Pemerintah saat ini telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk pemulihan, salah satunya berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk meninjau apakah lahan pertanian warga masih bisa digunakan atau diperlukan relokasi. Selain itu, Pemerintah juga berencana melibatkan warga Desa Huta Godang dalam proses pembangunan Hunian Tetap (Huntap) agar mereka mendapatkan penghasilan selama masa transisi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)