Presiden Prabowo Siapkan 34 Proyek Waste to Energy, Tangani Krisis Sampah Nasional

4 February 2026 15:24

Masalah sampah kembali menjadi isu nasional yang mendapat perhatian serius. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa sampah bukan hanya masalah estetika, tetapi juga merupakan ancaman bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Menurut Presiden, volume sampah di Indonesia terus meningkat, sementara kemampuan pengelolaan di banyak daerah masih terbatas. Kondisi ini membuat sejumlah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berpotensi mengalami krisis.

Di Tangerang Selatan, TPA Cipeucang kini tidak mampu menampung lebih dari 1.000 ton sampah per hari. Kondisi menyebabkan penumpukan di sejumlah titik dan memicu keluhan warga. Situasi serupa terjadi di Bali, di mana persoalan sampah dianggap mengancam citra pariwisata nasional. 

Sebelumnya persoalan sampah juga sempat ramai terjadi di Bandung, Jawa Barat. Lonjakan volume sampah membuat TPA penuh hingga memicu gangguan layanan pengangkutan.

Menanggapi persoalan ini, Presiden Prabowo memperingatkan bahwa hampir seluruh TPA di Indonesia berpotensi mengalami overcapacity pada 2028, jika sistem pengelolaan sampah tidak segera diperbaiki.
 

Baca juga: Menteri Lingkungan Hidup dan Wali Kota Tangsel Bersihkan Sampah di Serpong

Sebagai solusi, pemerintah mendorong pembangunan 34 proyek Waste to Energy di 34 kota untuk mengubah sampah menjadi energi sekaligus mengurangi beban TPA. Total investasi proyek ini diperkirakan mencapai USD3,5 miliar.

Merespons arahan Presiden, unsur TNI, Polri, relawan, dan siswa sekolah di Bali langsung bergerak melakukan aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Kuta, Legian, hingga Jimbaran. Sekitar 1.000 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan kawasan pesisir tetap bersih demi menjaga kenyamanan wisatawan dan ekosistem laut.

Berdasarkan data 2025, Indonesia diperkirakan menghasilkan 70,6 juta ton sampah. Namun, yang tercatat dalam Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) baru mencapai 23,9 juta ton dari 238 kabupaten/kota yang melapor. 

Hal yang mengejutkan, penyumbang sampah terbesar di Indonesia bukanlah plastik, melainkan sampah makanan sisa yang mencapai 39% hingga 40?ri total limbah yang berakhir di TPA.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)