28 January 2026 19:09
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, memastikan fungsi jalan dan jembatan nasional di sejumlah lokasi terdampak bencana telah pulih. Namun, pemerintah kini bergerak cepat untuk meningkatkan status jembatan darurat menjadi permanen demi memperlancar distribusi logistik.
Hal ini disampaikan Dody dalam Rapat Kerja (Raker) antara Komisi V DPR RI dengan mitra kerja terkait penanganan pascabencana. Percepatan pembangunan ini dinilai mendesak mengingat kebutuhan masyarakat yang kian meningkat jelang Ramadan dan Idul Fitri.
Dody menjelaskan, jembatan darurat yang saat ini terpasang memiliki keterbatasan tonase. Hal ini berisiko menghambat lalu lintas angkutan logistik bermuatan besar yang krusial untuk menjaga pasokan barang pokok.
Baca Juga :
"Jembatan darurat yang kita pasang itu kapasitas maksimalnya hanya 10 sampai 20 ton. Tidak bisa lebih dari itu. Sehingga, kami sekarang sudah mulai mengerjakan pembangunan jembatan permanen meskipun masih dalam masa tanggap darurat," tegas Dody.
Ia menegaskan, jika pembangunan tidak dikebut, kendaraan logistik berat tidak akan bisa melintas, yang berpotensi mengganggu rantai pasok.
Meski pengerjaan dilakukan dalam situasi darurat, Dody menjamin pengawasan kualitas tetap berjalan ketat. Ia telah menginstruksikan para Kepala Balai di daerah untuk melakukan pengecekan struktur secara rutin setiap pekan. Bahkan, ia memerintahkan penutupan akses sementara jika kondisi jembatan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.