Imbas Perang Iran-AS dan Israel, Harga Plastik Tembus Rp55 Ribu per Kg

7 April 2026 18:26

Kenaikan harga plastik mulai dirasakan pedagang di pasar tradisional akibat terganggunya pasokan bahan baku imbas konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah. Di Pasar Palmerah, Tanah Abang, Jakarta Pusat, misalnya. Harga berbagai jenis plastik mengalami kenaikan signifikan.

Plastik pembungkus jenis polyethylene (PE) yang sebelumnya dijual Rp30 ribu per kilogram (kg), kini melonjak menjadi Rp55 ribu. Sementara plastik jenis polypropylene (PP) naik dari Rp30 ribu menjadi Rp52 ribu per kg.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada plastik anti panas, yang kini mencapai Rp65 ribu per kg, dari sebelumnya Rp40 ribu per kg. Salah seorang pedagang, Edawati, mengaku lonjakan harga ini cukup memberatkan, baik bagi pedagang maupun pembeli.

“Plastik anti panas dari Rp40 ribu sekarang sudah Rp65 ribu. Untuk ukuran kecil juga naik, bisa sampai Rp10 ribu,” ujar Edawati, dalam program Metro Siang Metro TV, Selasa, 7 April 2026.
 



Menurutnya, kondisi ini membuat pedagang harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk membeli bahan kemasan. Sementara daya beli konsumen justru menurun. Ia pun berharap harga plastik dapat kembali stabil agar aktivitas perdagangan tidak semakin tertekan.

"Pengin normal kayak semula lagi, jadi kan kasihan juga kan yang beli kayak sudah jualan sudah pas-pasan untungnya, buat plastiknya juga harus nombok banyak. Jadi belanjanya dua kali lipat dia. Mau naikin harga pada bingung, ini harga sekian nanti kalau jualnya naik ada enggak ya yang beli,” katanya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)