Update Gempa Sulteng: 14 Korban Masih Dirawat

17 June 2026 22:20

Kabupaten Sigi menjadi wilayah dengan dampak terparah akibat gempa bumi magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah. Hingga kini, 14 korban luka masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Torabelo. 

"Di Rumah Sakit Torabelo ada sejumlah 14 orang korban. Kami sudah melakukan tindakan-tindakan medis kegawatdaruratan kepada seluruh pasien yang dirawat," kata Direktur RS Torabelo Sigi Diah Ratnaningsih dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, 17 Juni 2026. 

Selain korban gempa, sekitar 107 pasien umum juga masih menjalani perawatan di luar gedung rumah sakit. Sebagian pasien ditempatkan di koridor dan tenda darurat sambil menunggu arahan lebih lanjut dari otoritas kebencanaan terkait keamanan bangunan rumah sakit.

Data Pusdalops BPBD Sulawesi Tengah mencatat ratusan rumah mengalami kerusakan di sejumlah desa. Di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, sebanyak 325 rumah rusak ringan, enam rumah rusak sedang, dan lima rumah rusak berat. Sementara di Desa Uwenuni, Kecamatan Palolo, tercatat 318 rumah rusak ringan. Kerusakan juga terjadi di Desa Tonga dengan 41 rumah rusak sedang dan tiga rumah rusak berat. Selain itu, satu masjid, empat gereja, serta jembatan alternatif penghubung Tonga-Kamarora turut terdampak.


Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulawesi Tengah, Andi Sembiring, mengatakan kondisi pascagempa mulai berangsur kondusif meski penanganan di lapangan masih terus dilakukan.

"Kondisi pascagempa hari ini sudah cukup kondusif dan Bapak Gubernur juga sudah mengeluarkan instruksi untuk mengambil langkah-langkah penyelesaian di lapangan, termasuk membantu masyarakat yang terdampak langsung," ujar Andi Sembiring.

Warga di wilayah terdampak masih bertahan di hunian sementara karena gempa susulan masih terjadi.

"Posko informasi maupun hunian darurat sementara telah dibangun di wilayah terdampak. Warga masih mengungsi karena gempa susulan masih terus terjadi hingga saat ini," ujar Jurnalis Metro TV di Palu, Rahman Odi.

BPBD Sulawesi Tengah juga telah menyalurkan bantuan logistik dan tenda darurat ke sejumlah lokasi terdampak. Sementara itu, alat berat disiapkan untuk membuka akses jalan yang tertutup longsor di beberapa titik, termasuk menuju Desa Lemban Tonga, Kabupaten Sigi.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)