Jemaah haji Indonesia yang membawa banyak oleh-oleh dari Tanah Suci kini tidak perlu khawatir kelebihan kapasitas bagasi pesawat. Menjelang kepulangan ke Indonesia, Pos Indonesia menyediakan layanan kargo haji yang memungkinkan jemaah mengirim barang belanjaan langsung ke kampung halaman.
Layanan ini menjadi solusi bagi ribuan jemaah yang memanfaatkan waktu luang di Makkah dan Madinah untuk membeli berbagai oleh-oleh khas Arab Saudi, mulai dari sajadah, kurma, air zamzam kemasan resmi, hingga perlengkapan ibadah lainnya.
Melalui layanan kargo haji, jemaah tidak perlu membawa seluruh barang belanjaannya ke dalam koper. Petugas Pos Indonesia akan menjemput barang langsung dari hotel tempat jemaah menginap untuk kemudian dikumpulkan, dikemas, dan didata sebelum dikirim ke Indonesia.
Setelah proses pendataan selesai, jemaah akan memperoleh nomor resi yang dapat digunakan untuk melacak status pengiriman barang hingga tiba di alamat tujuan.
Layanan pengiriman tersebut tersedia melalui sejumlah posko Pos Indonesia yang tersebar di Makkah dan Madinah. Jemaah juga dapat mengakses layanan dengan menghubungi petugas Pos yang bertugas di wilayah pemondokan.
Salah seorang jemaah haji, Jumiati, mengaku berencana memanfaatkan layanan tersebut untuk mengirim berbagai oleh-oleh yang telah dibelinya selama berada di Tanah Suci.
"Tumbler, sajadah, sorban. Insyaallah kargo Pos. Belum, baru mau packing," ujar Jumiati dalam tayangan
Metro Pagi Primetime Metro TV, Kamis 11 Juni 2026.
Sementara itu, petugas Pos Indonesia, Karyadi, menjelaskan bahwa layanan kargo haji juga mendapat dukungan pemerintah melalui kebijakan pembebasan bea masuk dan pajak bagi jemaah haji reguler yang menggunakan fasilitas tersebut.
"Layanan ini juga di-
support oleh pemerintah melalui pembebasan biaya pajak. Jadi jemaah yang termasuk dalam haji reguler tidak dikenakan lagi biaya masuk pajak," kata Karyadi.
Untuk biaya pengiriman, Pos Indonesia menetapkan tarif sebesar 23 riyal
Arab Saudi per kilogram untuk sebagian besar wilayah Indonesia. Tarif tersebut dinilai cukup terjangkau bagi jemaah yang ingin mengirim barang dalam jumlah besar tanpa harus terbebani batas bagasi maskapai.
Dengan adanya layanan kargo haji ini, jemaah dapat lebih leluasa berbelanja oleh-oleh selama berada di Tanah Suci tanpa khawatir kelebihan muatan saat perjalanan pulang. Selain praktis, layanan ini juga memberikan kemudahan karena barang dapat dijemput langsung dari hotel dan dipantau melalui sistem pelacakan pengiriman.