Arak-Arakan 50 Kambing Kurban Warnai Iduladha di Temenggungan Malang

27 May 2026 18:31

Kampung Temenggungan, Malang, kembali menggelar tradisi unik arak-arakan hewan kurban usai salat Iduladha. Sebanyak 50 ekor kambing berbagai jenis dan ukuran diarak warga mengelilingi kampung di sisi selatan Sungai Brantas.

Tradisi yang telah berlangsung sejak dekade 1960-an itu diikuti warga dari berbagai usia, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak. Suasana semakin meriah ketika beberapa kambing sempat lepas kendali dan berlari ke arah kerumunan warga.

“Tradisi ini berjalan dari kakek-kakek kita sampai ke generasi-generasi berikutnya,” ujar Ketua Panitia Muhammad Iqbal dalam tayangan Newsline Metro TV, Rabu 27 Mei 2026.

Menurut Iqbal, tradisi tersebut terus dijaga sebagai bentuk syiar Islam sekaligus menjaga semangat kebersamaan antarwarga.


Meski kondisi ekonomi disebut memengaruhi daya beli masyarakat terhadap hewan kurban, jumlah kambing yang diarak tahun ini hanya turun sedikit dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun kemarin kambing lima puluh lima ekor. Jadi menurunnya cuma lima ekor aja,” katanya.

Warga menyebut ukuran kambing kurban tahun ini justru lebih besar dibanding sebelumnya. Tradisi arak-arakan kambing kurban di Kampung Temenggungan bahkan mulai ditiru oleh sejumlah daerah lain di sekitar Kota Malang.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)