Gas Metana Muncul dari Rumah Warga di Sleman

31 May 2026 16:25

Kemunculan kobaran api dan gas di dalam rumah warga di Sleman sedang diteliti oleh ahli migas dari UPN Veteran Yogyakarta dan Universitas Gadjah Mada. Dalam pemeriksaan awal, tim ahli menduga gas metana menjadi penyebab kemunculan api sebanyak 57 kali selama sepekan ini.

Rumah milik Agus di Padukuhan Kasuruhan, Margo Mulyo, Seyegan, Sleman selama sepekan terakhir muncul kobaran api dan gas di beberapa titik di dalam rumahnya. Tim ahli UPN Yogyakarta dan juga UGM menduga adanya sumber gas metana di bawah rumah Agus.

Tanah di bawah rumah Agus merupakan endapan batuan jenuh bekas rawa dan gas metana diduga keluar melalui pori-pori tanah mencari celah retakan hingga sampai ke lokasi kejadian.
 

Baca juga: Badan Geologi Pastikan Glamping Posong Bebas Gas Vulkanik Berbahaya


Tim ahli UPN dan UGM akan mengambil sampel air dari rumah Agus dan akan meminta data dari Gegana Polda Daerah Istimewa Yogyakarta untuk nantinya diuji kandungan di dalamnya. Tim menduga gas metana telah terkontaminasi di dalam saluran air yang dimanfaatkan oleh keluarga Agus. 

“Melakukan investigasi, kami berjalan kira-kira jarak 300 meter ada sungai. Kami lihat ada satu singkapan batuan. Kami amati batuan tersebut, di dalam batuan itu terlihat namanya seperti batuan lanau warnanya gelap. Nah, di dalam singkapan batuan ada genangan air, kami lakukan pelan-pelan, kami sisir, kami lacak indikasi gelembung-gelembung gas.” kata Dekan Fakultas Teknologi Mineral dan Energi UPN DIY, Basuki Rahmad, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime, Metro TV, Minggu, 31 Mei 2026.

Keluarga Agus diminta untuk mengosongkan bangunan lantai satu rumahnya dan pengosongan ini dilakukan demi menunggu proses dekomposisi gas metana yang masih berada di sekitar rumah.

(Nopita Dewi)