19 May 2026 20:54
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan sejumlah pihak yang menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2026 berada dalam posisi rentan. Purbaya menekankan bahwa fundamental ekonomi nasional saat ini justru menunjukkan performa yang sangat solid.
Bantahan ini merespons kritik yang menyebut bahwa laju ekonomi hanya bergantung pada belanja pemerintah. Sebaliknya, Menkeu memaparkan data bahwa pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61% pada periode tersebut justru didominasi oleh aktivitas sektor swasta dan masyarakat.
Dalam keterangannya di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Purbaya merinci pertumbuhan ekonomi 5,61% tersebut ditopang konsumsi rumah tangga di kisaran 2,9%, investasi sebesar 1,7%, dan belanja pemerintah menyumbangkan sekitar 1,3%.
"Yang menyumbangkan kontribusi terbesar ke pertumbuhan adalah belanja masyarakat. Artinya, daya belinya masih cukup bagus," ujar Purbaya yang dikutip Prioritas Indonesia pada Selasa, 19 Mei 2026.
Baca juga:
Rosan: Investasi Saham BUMN Cocok untuk Jangka Panjang, Yield Tembus 11% |