23 April 2024 17:36
Pertemuan Saudagar Bugis Makassar ke-24 berlangsung selama dua hari di Makassar. Pemerintah Kota Makassar turut menggelar Gala Dinner bersama Saudagar Bugis Makassar.
Gala Dinner tersebut dirangkaikan dengan Karnaval Hari Kebudayaan Makassar. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdan Pomanto mendorong Saudagar Bugis-Makassar agar tidak ragu untuk berbisnis atau berinvestasi di Kota Makassar.
Pemerintah Kota Makassar menggelar Gala Dinner Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) ke-24. Gala Dinner tersebut dirangkaikan dengan Karnaval Hari Kebudayaan Makassar yang berlangsung di Anjungan City Of Makassar, Minggu, 21 April 2024.
Kegiatan ini di hadiri oleh Wali Kota Makassar Mohammad Ramdan Pomanto bersama Ketua Tim Penggerak PKK Indira Jusuf Ismail, Ketua Dewan Penasehat BPP KKSS sekaligus insiator PSBM Aksa Mahmud, Ketua Umum BPP KKSS Muchlis Patahna, dan seluruh Saudagar Bugis Makassar dari BPW KKSS di 36 Provinsi se-Indonesia.
Dalam sambutannya dihadapan para Saudagar Bugis Makassar, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdan Pomanto
mendorong Saudagar Bugis-Makassar agar tidak ragu untuk berbisnis atau berinvestasi di Kota Makassar.
"Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar ini begitu banyak berkontribusi secara ekonomi dari kota Makassar dan tentunya jejaring yang kuat dari semua saudagar se-Indonesia bahkan sedunia menjadi bagian yang terbaik daripada pertemuan-pertemuan dan konsolidasi ini," ucap Wali Kota Makassar Mohammad Ramdan Pomanto.
"Saya sangat bangga bisa menjamu para saudagar, para pejuang-pejuang ekonomi kita yang dirantau. Inilah diaspora Bugis Makassar yang begitu sangat kuat dan saya melihat makin hari makin kuat," lanjutnya.
Gala Dinner Pertemuan Saudagar Bugis Makassar kemudian dilanjutkan dengan peringatan Hari Kebudayaan Kota Makassar. Acara ini menampilkan karnaval budaya yang diikuti sekitar 700 peserta yang berasal dari 5 daerah di Sulawesi Selatan serta seluruh anggota sanggar di Kota Makassar. Pertunjukan karnaval budaya tersebut berhasil memukau para Saudagar Bugis Makassar serta tamu undangan.
Beragam kebudayaan nusantara ditampilkan. Mulai dari adat Bugis Makassar dengan baju kebesarannya yakni jas tutup dan baju bodo, hingga atraksi tarian dan pengiring musik toriolo yang juga ikut meramaikan demi memperkuat budaya sebagai ciri khas kota Makassar.
Salah satu yang mencuri perhatian yakni penampilan dari kelompok disabilitas. Dengan kompak, dua perempuan dan dua laki-laki dari kelompok ini memukau penonton dengan penampilan mereka yang memakai baju bodo merah sambil menari tarian khas Makassar. Tidak hanya berhasil memukau penonton, kehadiran kelompok disabilitas ini juga membangkitkan semangat inklusi dan apresiasi dari penonton yang hadir.
Kontribusi mereka menjadi salah satu bukti komitmen Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto dalam membangun Kota Makassar yang inklusif dan ramah terhadap semua lapisan masyarakat, termasuk kaum disabilitas.