BATIC 2026 Pertemukan 2.700 Delegasi dari Ratusan Perusahaan Global

3 September 2026 14:17

PT Telkom Indonesia melalui anak perusahaannya, Telin, menggelar Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 di Badung, Bali. Acara ini mempertemukan lebih dari 2.700 delegasi dari 760 perusahaan yang tersebar di 67 negara, membahas perkembangan artificial intelligence (AI), konektivitas global, cloud, hingga infrastruktur digital.

"Kita buat BATIC ini adalah sebagai wadah gitu ya. Ya kita, ini kontribusi kita bagaimana kita membangun kekuatan digital kita gitu ya, baik itu kolaborasi antara pemain-pemain lokal maupun antara pemain lokal dengan global." kata, Direktur Wholesale dan International Service Telkom, Budi Satria Dharma Purba, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Kamis, 3 September 2026.

Memasuki tahun ke-11 penyelenggaraannya, BATIC 2026 mengusung tema "Uniting Ecosystem to Drive Connected Progress". Perhelatan ini sukses mempertemukan lebih dari 2.700 delegasi dari 760 perusahaan yang tersebar di 67 negara guna membahas perkembangan artificial intelligence atau AI, konektivitas global, cloud, hingga infrastruktur digital. 

Di tengah pesatnya adopsi kecerdasan buatan, kebutuhan akan infrastruktur digital yang handal dan konektivitas global terus meningkat signifikan. BATIC berevolusi tidak hanya sekedar forum telekomunikasi, melainkan platform strategis sehingga mempertemukan regulator, operator, hyperscaler hingga investor global guna membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.

"Dari sisi ekosistem ini, relevansi BATIC semakin menunjukkan jati dirinya. Artinya dengan semakin banyak crowd yang terbentuk, semakin banyaknya elemen dari ekosistem yang hadir membuat BATIC semakin menjadi conference yang legitimate untuk membuat keputusan-keputusan penting untuk menetapkan ke arah mana langkah perubahan industri ini akan kita lakukan." ucap CEO Telin, Abdul Rahman Ansyori.
 



Tahun ini BATIC juga menghasilkan lebih dari 4.200 agenda bisnis meeting yang menegaskan posisi Indonesia sebagai hub utama ekonomi digital di Asia Pasifik. 

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini menegaskan, peran strategis Telkom Group dalam memperkokoh posisi Indonesia di kancah internasional. Menurutnya potensi besar investasi AI dan digital di regional harus diterjemahkan melalui penguatan infrastruktur berkelanjutan dan inovasi yang mumpuni.

Sementara itu, penguatan infrastruktur konektivitas lintas batas, khususnya kabel laut internasional menjadi fokus utama Telkom Group guna menjawab lonjakan kebutuhan bandwidth dan kebutuhan data center seiring perkembangan AI.

Salah satu inovasi utama BATIC tahun ini adalah hadirnya ignitePRO, sebuah executive conference yang fokus membahas transformasi enterprise dan implementasi autonomous AI guna mempercepat transformasi digital di Asia Pasifik.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X