Wamenhaj Imbau Masyarakat tak Tergiur Iklan Haji Ilegal

Mahmud Fauzi • 1 May 2026 11:39

Jakarta: Pemerintah Indonesia terus memperkuat penanganan praktik haji ilegal menjelang puncak musim haji tahun ini, melalui koordinasi lintas lembaga.

Langkah pencegahan hingga penindakan terus diperketat, menyusul masih maraknya penipuan berkedok haji non-prosedural

Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia terus memperkuat sinergi dalam menangani praktik haji ilegal.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, pada saat audiensi dengan wakpolri terkait perkembangan penanganan haji non-prosedural dan penguatan satgas pencegahan haji ilegal.

Satgas ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polri, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, hingga Kementerian Haji dan Umrah, untuk mengawasi, mencegah, dan menindak praktik penipuan yang marak terjadi. Pemerintah menyebut, modus penipuan melalui iklan haji palsu masih terus berkembang dan memerlukan kerja sama lintas instansi.

Dalam pertemuan tersebut, terungkap pula bahwa aparat keamanan Arab Saudi telah menangkap tiga warga negara Indonesia yang diduga terlibat dalam penipuan dan promosi haji ilegal.

Pemerintah Indonesia saat ini terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi terkait proses hukum serta pendampingan terhadap para WNI tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)