13 February 2026 21:11
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pidato optimisme dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Dalam kesempatan tersebut, Presiden menekankan pentingnya keberanian untuk mengakui kelemahan bangsa sekaligus merayakan capaian nyata yang telah diraih dalam satu tahun kepemimpinannya.
Salah satu poin krusial yang disampaikan adalah keberhasilan pemerintah dalam melakukan efisiensi anggaran sebesar lebih dari Rp308 triliun (sekitar 18 miliar dolar AS) pada akhir 2025. Presiden menegaskan bahwa penghematan ini dilakukan dengan memangkas pengeluaran non-produktif seperti perjalanan luar negeri, seremoni yang tidak perlu, serta rapat dan seminar yang berlebihan.
"Uang penghematan inilah yang kita pakai untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan sebagainya. Kita alihkan dari hal-hal yang tidak produktif ke hal-hal yang produktif," tegas Presiden Prabowo.
| Baca juga: Mimpi Besar Prabowo di Indonesia Incorporated: Kita Harus Bangkit Jadi Raksasa! |