Pasokan LPG di Ende Lancar, Jaga Dapur Tetap Ngebul

24 August 2026 12:20

Memasuki fase pemulihan pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), denyut kehidupan masyarakat kini perlahan berangsur pulih. Di balik upaya bangkit dari dampak bencana, ketersediaan bahan bakar gas LPG (Liquefied Petroleum Gas) menjadi salah satu penopang utama agar aktivitas warga, terutama operasional dapur sehari-hari, dapat terus berjalan tanpa hambatan.

Di Kabupaten Ende, aktivitas memasak masyarakat pascagempa terpantau tetap normal. Kompor-kompor warga terus menyala seiring dengan pasokan LPG yang mudah didapatkan di pasaran.

Bagi warga yang mengelola dapur, baik untuk konsumsi harian keluarga maupun dapur yang melayani kebutuhan masyarakat luas, LPG bukan sekadar bahan bakar. Ketersediaannya menjadi energi vital yang menentukan sejauh mana roda kehidupan dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali berputar di tengah masa pemulihan.
 


Kelancaran distribusi LPG ini dirasakan langsung oleh Djiwa, salah seorang warga terdampak gempa di Ende. Saat ini, Djiwa tengah berupaya keras memulihkan kembali usaha kulinernya yang sempat tutup total akibat guncangan gempa. Ia memastikan bahwa pasokan gas untuk menunjang aktivitas usahanya sangat mencukupi dan mudah diakses.

"Kalau untuk LPG (pasokan) tidak sulit. Dia ada di toko-toko, banyak lah. Persediaan banyak," kata Djiwa dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Senin 24 Agustus 2026. 

Djiwa juga menyebut bahwa ia sama sekali tidak pernah mengalami kendala kelangkaan pasokan sejak bencana terjadi. Untuk memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari di tempat usahanya, ia secara rutin menggunakan ketersediaan tabung gas yang ada di sekitar tempat tinggalnya.

Bagi warga terdampak, kemudahan memperoleh pasokan LPG memberikan pilihan energi yang praktis untuk menjaga kelangsungan operasional dapur. Kelancaran distribusi kebutuhan dasar ini turut membawa secercah harapan bagi para penyintas bencana.

Di tengah kondisi yang masih dalam tahap pemulihan, masyarakat berharap ketersediaan gas LPG di tingkat pengecer terus terjaga. Sebab, selama dapur warga masih menyala dan makanan tetap tersaji, di situlah kehidupan perlahan kembali pulih menyongsong hari esok yang lebih baik.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X