Memasuki malam hari, volume kendaraan arus mudik di ruas Tol Cikampek Utama (Cikatama) mengalami lonjakan signifikan. Data terbaru dari Jasa Marga mencatat sebanyak 89.642 kendaraan melintasi jalur tersebut menuju wilayah timur Trans Jawa pada Rabu, 18 Maret 2026.
Meskipun jumlah volume kendaraan melonjak hingga dua kali lipat dari malam sebelumnya, kondisi arus lalu lintas secara umum masih terpantau ramai lancar. Kepadatan dilaporkan sempat terjadi di titik KM 32, tapi telah berhasil diurai melalui rekayasa contraflow sebanyak dua lajur.
Sementara itu, situasi lalu lintas dari titik KM 70 ke arah timur cenderung lebih lengang tanpa penumpukan kendaraan yang berarti. Sedikit antrean kerap terjadi tepat di depan gerbang tol akibat banyaknya pemudik yang terpaksa berhenti untuk mengisi saldo uang elektronik.
Pemberlakuan One Way Nasional
Guna memastikan kelancaran para pemudik, pemerintah secara resmi telah memberlakukan sistem
one way (satu arah) nasional sejak pukul 13.00 WIB. Kebijakan ini diresmikan langsung oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan membentang secara masif dari KM 70 GT Cikatama hingga KM 414 GT Kalikangkung.
Skema ini merupakan perluasan dari rekayasa lalu lintas pada hari sebelumnya yang hanya memberlakukan
one way parsial hingga KM 263. Melalui perluasan area satu arah ini, masyarakat diharapkan dapat mencapai kota tujuan mudiknya dengan lebih cepat, efisien, dan bebas hambatan.