22 March 2026 20:43
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan ultimatum keras selama 48 jam kepada Iran untuk segera membuka kembali Selat Hormuz bagi pelayaran internasional. Ancaman tegas ini disampaikan langsung melalui akun media sosial Truth Social miliknya di tengah situasi keamanan global yang kian kritis pada Minggu, 22 Maret 2026.
Jika Iran menolak tuntutan tersebut, Trump mengancam akan menghancurkan infrastruktur energi negara itu, termasuk berbagai fasilitas pembangkit listrik utama. Ancaman militer ini secara spesifik menyebutkan bahwa serangan akan dimulai dari pembangkit listrik terbesar jika kepatuhan tidak segera dilakukan.
Dalam unggahannya melalui akun Truth Social, Trump menuliskan peringatan tersebut dengan nada yang sangat keras dan menuntut tindakan tanpa syarat dari pihak Teheran.
| Baca juga: Balas Ultimatum Trump, Iran Ancam Serang Seluruh Infrastruktur AS dan Israel |