17 June 2026 17:55
Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Semarang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, berhasil menciptakan inovasi yang menjadi alternatif di tengah isu lingkungan seperti sampah. Siswa-siswi MTsN Semarang ini berhasil mengolah sampah menjadi bahan bakar minyak setara solar yang diberi nama Petasol.
Proses pembuatan Petasol diawali dengan pengumpulan dan pemilihan sampah plastik, kemudian dibersihkan dan dimasukkan ke dalam reaktor. Di dalam alat ini, sampah plastik dipanaskan pada suhu tinggi tanpa adanya oksigen.
Proses yang dikenal dengan nama pirolisis tersebut membuat rantai polimer pada plastik terpecah menjadi uap hidrokarbon. Selanjutnya dialirkan menuju kondensor yaitu alat pendingin yang berfungsi mengubah uap menjadi cair.
Setelah melalui proses pengembunan, kemudian terbentuklah cairan hidrokarbon yang kemudian dimurnikan menjadi bahan bakar alternatif setara solar yang disebut Petasol.
“Dari awal kita menggunakan alat pirolisis ini, kita sering mengalami kendala yaitu karena kita lalai untuk memilah sampah. Sampah yang kita pilih terkadang masih mengandung air, kotor, mengandung residu, dan mengandung aluminium foil yang menyebabkan hasilnya menjadi kotor dan tidak bisa untuk digunakan.” kata siswi, Jessie, dikutip dari tayangan Metro Siang, Metro TV, Rabu, 17 Juni 2026.
| Baca juga: Harga Minyak Bertahan di Dekat Level Terendah usai Kesepakatan AS-Iran |