Proses evakuasi dan pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang rusak ditabrak truk di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, tengah berlangsung, Selasa 14 Juli 2026. Pihak kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas khususnya bagi kendaraan yang mengarah ke Blok M.
Berdasarkan laporan jurnalis Metro TV, Richard Alkhalik di lokasi, petugas telah mengerahkan alat berat berupa mobil derek untuk membongkar dan mengevakuasi badan jembatan yang terbelah dua. Akses JPO saat ini juga telah ditutup total bagi pejalan kaki demi alasan keselamatan.
Untuk meminimalisasi kepadatan di sekitar area evakuasi, Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) memberlakukan pengalihan arus secara situasional.
Kendaraan dari arah Jalan Kapten Tendean yang hendak naik ke jalan layang menuju kawasan Senopati maupun Blok M untuk sementara waktu dialihkan. Para pengendara diarahkan untuk melintas melalui rute alternatif, yakni menuju Jalan Mampang Prapatan hingga ke Jalan Warung Buncit.
Petugas mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk menyesuaikan rute perjalanan dan mencari jalur alternatif lain guna menghindari penumpukan kendaraan selama proses evakuasi yang diperkirakan berlangsung hingga sore nanti.
Sebagai informasi, JPO Tendean nyaris ambruk setelah dihantam oleh truk trailer pengangkut alat berat jenis ekskavator pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Muatan ekskavator yang terlalu tinggi menyangkut pada badan jembatan dan menggeser fondasi struktur.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut karena kondisi jalan yang sepi. Saat ini, sopir truk telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif atas dugaan kelalaian berkendara.