Jakarta: Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) sekaligus Naib Amirul Hajj, Mochamad Irfan Yusuf, meninjau langsung kondisi jemaah haji Indonesia yang tengah menjalani mabit di Mina, Arab Saudi. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh layanan bagi jemaah berjalan optimal selama fase puncak ibadah haji.
Dalam kunjungannya, Menteri Haji didampingi sejumlah petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Ia mendatangi satu per satu tenda jemaah untuk melihat langsung kondisi di lapangan, mulai dari kesiapan akomodasi, ketersediaan air, hingga distribusi konsumsi bagi jemaah haji Indonesia.
Suasana akrab terlihat saat Menteri Haji menyapa dan berdialog langsung dengan para jemaah di dalam tenda. Sejumlah jemaah menyampaikan apresiasi terhadap pelayanan petugas haji yang dinilai sigap membantu kebutuhan selama menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Namun, dalam dialog tersebut beberapa jemaah juga menyampaikan keluhan terkait layanan konsumsi yang dinilai belum maksimal. Jemaah mengaku makanan kerap datang terlambat sehingga mengganggu waktu istirahat dan persiapan ibadah.
Selain itu, menu makanan yang diberikan disebut belum dilengkapi buah-buahan untuk membantu menjaga kondisi fisik jemaah di tengah cuaca panas ekstrem di Arab Saudi.
Menanggapi keluhan tersebut, Menteri Haji langsung memanggil pihak syarikah atau penyedia layanan haji untuk melakukan evaluasi di lokasi. Ia menegaskan bahwa seluruh kebutuhan jemaah harus menjadi prioritas, terutama layanan konsumsi yang berkaitan langsung dengan kesehatan dan stamina jemaah.
“Saya melihat situasi jemaah haji kita untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan hak-hak yang dibutuhkan. Tadi ada makanan yang sempat belum sampai, sehingga langsung saya minta segera diberikan. Saya ingin memastikan seluruh jemaah mendapatkan layanan yang layak,” ujar Mochamad Irfan Yusuf.
Ia juga menyebut terdapat beberapa kendala teknis di lapangan, termasuk persoalan pendingin ruangan di tenda yang sempat dikeluhkan sebagian jemaah.
Pemerintah berharap seluruh layanan selama fase mabit di Mina dapat terus ditingkatkan agar jemaah haji Indonesia dapat menjalani ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk di tengah cuaca panas ekstrem.