Panas Ekstrem, Rel Trem di Jerman Meleleh

29 June 2026 22:34

Gelombang panas ekstrem yang melanda sebagian besar daratan Eropa memicu kekacauan infrastruktur di Jerman. Suhu udara yang melonjak hingga memecahkan rekor 41 derajat Celsius menyebabkan rangkaian jalur trem di Kota Leipzig meleleh.

Sengatan panas yang merusak struktur rel baja tersebut memaksa otoritas setempat menghentikan layanan trem di beberapa titik krusial kota. Akibat lumpuhnya sebagian transportasi publik ini, aktivitas warga terganggu.

Mayoritas warga Leipzig terpaksa membatalkan rencana perjalanan mereka dan memilih berlindung di dalam rumah demi menghindari paparan cuaca ekstrem. Menghadapi kondisi terik ini, warga juga mendesak pemerintah agar memperbanyak fasilitas stasiun air minum portabel di ruang publik guna mengantisipasi risiko dehidrasi massal.

Meriam Air Polisi Dikerahkan di Berlin

Kondisi tak kalah ekstrem juga terjadi di Ibu Kota Jerman, Berlin. Merespons rekor suhu tertinggi yang melanda selama akhir pekan, pihak kepolisian setempat sampai harus turun tangan mengerahkan armada truk penyemprot air (water cannon).

Dua meriam air dioperasikan tepat di luar area Stadion Olimpiade Berlin. Truk-truk tersebut menyemprotkan air ke udara bagaikan hujan buatan, sementara kerumunan warga berkumpul di bawah guyuran air untuk menurunkan suhu tubuh mereka.

Peringatan Siaga dari Otoritas Setempat

Layanan Cuaca Jerman memprediksi bahwa kawasan Berlin dan wilayah sekitarnya, seperti Brandenburg, bisa mencapai suhu 40 derajat Celsius. Menanggapi ancaman krisis iklim ini, pihak berwenang mengeluarkan peringatan darurat yang meminta seluruh warga membatasi aktivitas di luar ruangan dan meningkatkan konsumsi air putih.

Fenomena suhu panas yang memanggang ini tidak hanya terjadi di Jerman. Gelombang panas yang sama saat ini juga tengah melanda sejumlah negara Eropa lainnya, termasuk Prancis, Spanyol, Italia, Belgia, Belanda, dan Republik Ceko.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X