Sampah Menggunung di Muara Angke Mulai Dibersihkan

3 June 2026 18:55

Hamparan sampah yang membentuk seperti pulau di pesisir utara Jakarta, tepatnya di kawasan Muara Angke, mulai dibersihkan oleh petugas gabungan dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, UPS Badan Air, dan kepolisian. Tumpukan sampah yang bercampur dengan endapan lumpur itu bahkan menyebabkan sejumlah kapal nelayan kandas saat melintas.

Pembersihan dilakukan dengan mengerahkan kapal khusus pengangkut sampah. Petugas harus berhati-hati menyandarkan kapal ke lokasi karena kondisi lumpur yang tebal berisiko membuat kapal ikut terjebak. Sampah-sampah tersebut diketahui terbawa angin baratan dan kemudian terakumulasi di kawasan sedimen lumpur akibat pasang surut air laut.

Selain mengganggu aktivitas nelayan, tumpukan sampah juga memperparah kondisi pendangkalan di kawasan pesisir. Namun untuk saat ini, petugas hanya fokus menangani sampah yang berada di atas permukaan sedimen, sementara pengerukan lumpur akan menjadi kewenangan instansi lain.

Petugas memperkirakan sekitar delapan meter kubik sampah telah berhasil diangkut menggunakan dua kapal pengangkut. Meski demikian, jumlah keseluruhan sampah yang menumpuk masih belum dapat dipastikan sehingga target penyelesaian pembersihan juga belum ditentukan.


Petugas Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Supendi, menjelaskan bahwa material yang ditangani bukan hanya sampah semata, melainkan campuran antara sampah dan endapan lumpur. Menurutnya, penanganan sampah menjadi tanggung jawab pihak lingkungan hidup, sedangkan penanganan lumpur akan dilakukan oleh instansi terkait lainnya.

"Yang sekarang kita tangani itu sebenarnya bukan pure sampah, tapi endapan campur lumpur," ujar Supendi dalam tayangan Newsline Metro TV, Rabu 3 Juni 2026. 

Pembersihan terus dilakukan untuk mengembalikan kelancaran aktivitas nelayan sekaligus mencegah dampak lingkungan yang lebih luas di kawasan pesisir Muara Angke.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)