Kepala SKK Migas: Harga Minyak Mentah Dunia Diprediksi Berada di Level Tinggi

18 October 2022 15:32

Pengurangan produksi minyak OPEC Plus berdampak positif sekaligus negatif bagi industri migas di Indonesia. Keputusan OPEC Plus ini memotivasi investor untuk meningkatkan investasi karena faktor keekonomian yang prospektif. Kepala SKK Migas Dwi Sutjipto mengatakan, harga minyak mentah dunia diprediksi masih akan berada di level tinggi akibat kebijakan yang diambil OPEC Plus.

Kebijakan OPEC Plus memiliki dampak buruk bagi sektor hilir atau di sektor konsumen. Tingginya harga minyak dunia akan meningkatkan biaya impor minyak taupun BBM dan berdampak pada beban subsidi BBM.

Pekan lalu, aliansi OPEC Plus yang beranggotakan 23 negara produsen minyak sepakat mengurangi produksi sebesar dua juta barel per hari dengan alasan ketidakpastian kondisi pasar.

Selain itu, kebijakan ini mendorong kenaikan harga minyak yang berdampak pada beban subsidi bagi negara pengimpor seperti Indonesia. Indonesia sebagai produsen sekaligus importir minyak fosil mendapatkan dampak positif dan negatif sekaligus terhadap kepengurangan produksi minyak oleh OPEC Plus.

Kebijakan ini dapat berdampak positif bagi sektor industri hulu migas, karena Indonesia akan menjadi alternatif bagi investor untuk berinvestasi. Namun tantangannya yakni upaya pemerintah memperbaiki iklim investasi di dalam negeri.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ilham Amirullah)