NEWSTICKER

Memberangus Judi Online

26 August 2022 07:40

Judi online menjadi salah satu yang disorot belakangan ini karena terjangannya yang amat masif ke masyarakat. Judi online diminati karena di layar komputer atau ponsel mereka punya banyak wajah. Ada yang berkedok aplikasi permainan (game), ada yang berpura-pura seolah situs pengelola investasi, tidak sedikit pula akun platform digital dan situs yang membagikan konten terkait dengan kegiatan judi. 

Upaya pemberantasan judi online mesti dilakukan sama masifnya dengan serbuan mereka. Konsisten dan persisten. Jangan berikan napas kepada penyelenggara judi online sehingga mereka tak cuma mati sekejap kemudian hidup lagi dengan wajah baru, tapi mati seterusnya.

Saat ini boleh dibilang pemerintah sedang semangat-semangatnya memberangus perjudian secara daring. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), misalnya, tahun ini (sampai 22 Agustus 2022) telah memutus akses atau memblokir 118.320 konten di ruang digital yang memiliki unsur perjudian. Secara total sejak 2018 mereka telah memblokir 566.332 konten terkait dengan judi. 

Kepolisian pun sepertinya tidak mau mendiamkan perjudian online. Belum lama ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan arahan tegas kepada seluruh jajarannya untuk menyikat habis praktik judi online. Ia menyatakan segala bentuk kejahatan, mulai judi online hingga penyalahgunaan narkoba, mesti ditindak tegas. Sigit tidak segan-segan bakal mencopot polisi yang tak bisa membereskan masalah tersebut. 

Ketegasan-ketegasan itu sangat penting dan memang harus dilakukan. Kiranya publik pun patut mendukungnya. Namun, sekali lagi, semua itu akan menjadi sia-sia bila tidak dibarengi konsistensi dan persistensi. 

Hal lain yang tak kalah penting ialah pemahaman bahwa sistem kerja kejahatan digital sama sekali berbeda dengan kejahatan tradisional. Segaris dengan arus perkembangan dunia digital yang kian cepat, transformasi kejahatan digital pun sudah pasti bakal bergerak cepat. 

Artinya, pemerintah dan aparatur penegak hukum tak boleh menggunakan pola pikir, metode, dan hukum tradisional jika ingin serius memberangus judi online. Tidak mungkin kita mengejar maling yang berlari cepat dengan berjalan kaki memakai bakiak.