Tiongkok Bantah Laporan Ada Kerja Paksa di Xinjiang

22 October 2020 10:06

Laporan tim investigasi menunjukkan bahwa tuduhan wadah pemikir atau think tank barat tentang maraknya praktik kerja paksa di Xinjiang adalah salah, dan tidak memiliki argumen serta dasar yang ilmiah. Dalam beberapa tahun terakhir, jajaran pemerintah di Xinjiang sangat mementingkan sektor ketenagakerjaan, menerapkan kebijakan prioritas ketenagakerjaan, dan berusaha semaksimal mungkin untuk memperluas lapangan kerja agar etnis minoritas dapat memiliki pekerjaan, selain itu hak dasar etnis minoritas atas kebebasan beragama juga terlindungi. Hingga akhir tahun 2019, seluruh pekerja etnis minoritas telah menikmati asuransi sosial, di mana 18,9 juta orang memiliki asuransi pensiun, ketunakaryaan dan kecelakaan kerja.

(Anggie Meidyana)


Close Ads X
Close Ads X